Berita

jokowi-jk

Politik

Jika JK Ganggu Jokowi, Kami Akan Bertindak..!

SELASA, 20 MEI 2014 | 01:53 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Keputusan untuk mengusung Jusuf Kalla (JK) sebagai cawapres mendapat kritik dari para aktivis yang lebih dulu mendeklarasikan dukungan ke Joko Widodo (Jokowi).

JK dikhawatirkan menjadi beban bagi pemerintahan Jokowi, mengingat selama ini ia dikenal sebagai tukang mendominasi. Posisi bisnis keluarga JK, seperti perusahaan Bukaka, menjadikannya rawan atas tabrakan kepentingan politik dengan bisnis keluarganya.

Demikian disampaikan Sekjen Aliansi Masyarakat Sipil Untuk Indonesia Hebat (Almisbat), Hendrik Sirait, dalam pernyataan persnya yang diterima redaksi, Senin (19/5).


Namun, diakuinya bahwa kekhawatiran terhadap JK itu tidak berlebihan. Almisbat pun tetap berjanji untuk mendukung JK sampai penghabisan menuju kursi RI-1.

"Kami tidak terlalu khawatir mengingat posisi Almisbat yang sejak awal menempatkan posisi sebagai mitra kritis Jokowi," ujarnya.

Ditegaskan, pihaknya akan mengawal Jokowi dari gangguan siapapun, termasuk JK, jika nantinya Wapres RI 2004-2009 itu bertindak menyimpang saat menjabat.

"Pernyataan ini sekaligus warning bagi JK. Jika dia mengganggu Jokowi, kami pasti akan bertindak," tegas Hendrik lagi. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Penjualan LCGC di Dealer Naik, Kiriman dari Pabrik Justru Turun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:09

Putin-Prabowo Dijadwalkan Bertemu di Rusia pada 3 September

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:07

AHWA Pemilih Ketum PBNU Harus Bebas Konflik

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:40

Gegara Polis Dibatalkan, MSIG Life Hadapi Gugatan Rp20 Miliar

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:31

Kapolri Dorong Eks Anggota JI Jadi Mitra Polri Jaga Keutuhan NKRI

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:04

Gus Hans Minta AHWA Pilih Ketum PBNU Tanpa Intervensi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:45

Indonesia Desak OKI Ambil Langkah Nyata Hadapi Kejahatan Israel

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jadi Cara Kemensos Jemput Bola Putus Mata Rantai Kemiskinan

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:17

Pasar Mobil Nasional Capai Setengah Juta Unit Pada Semester I 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:46

Korut Rombak Jajaran Militer, Kim Song Gi Ditunjuk Jadi Menhan Baru

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:20

Selengkapnya