Berita

foto:net

Dunia

Banjir Serbia Tewaskan 15 Orang, Belasan Ribu Dievakuasi

MINGGU, 18 MEI 2014 | 12:45 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Banjir parah yang melanda Serbia menyebabkan sedikitnya 16.300 orang
dievakuasi. Bahkan, 1.100 di antaranya harus dievakuasi dengan menggunakan helikopter lantaran terputusnya akses jalan akibat banjir.

Dari data yang didapat dari Kementerian Dalam Negeri Serbia (Sabtu, 17/5), terdata 15 orang tewas selama musim hujan yang terjadi sejak dua minggu lalu.

Sebagaimana dikutip CNN hari ini (Minggu, 18/5), Badan Meteorologi Serbia memprediksi hujan deras kembali mengguyur pada malam nanti.

Sebagaimana dikutip CNN hari ini (Minggu, 18/5), Badan Meteorologi Serbia memprediksi hujan deras kembali mengguyur pada malam nanti.

Menteri Keuangan Dusan Vujovic menyebutkan, lebih dari 10 ribu tentara telah terlibat dalam penyelamatan dan operasi bantuan.. Hujan lebat ini juga membuat aliran listrik terputus di lebih dari 150 ribu rumah warga. Tak hanya itu, bencana alam tersebut mengakibatkan tanah longsor sebanyak 200 kali.

Pemerintah Serbia meminta negara-negara tetangganya untuk memberikan bantuan darurat setelah dua pembangkit listrik tenaga air di negara itu terpaksa tidak diaktifkan karena banjir bandang.

Perdana Menteri Serbia Aleksandar Vucic juga mengucapkan terima kasih kepada banyak negara yang telah membantu negaranya. Vucic juga menyoroti seorang pasukan khusus Rusia yang rela berenang pada kedalaman 200 meter untuk menyelamatkan beberapa orang.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya