Berita

ilustrasi/net

Politik

Besar Kemungkinan Golkar Gabung Poros Jokowi

SABTU, 17 MEI 2014 | 20:47 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Partai Golkar akan menggelar Rapimnas, besok. Di rapimnas kali ini Golkar akan memutuskan arah koalisi terkait Pilpres, apakah bergabung dengan poros yang digagas PDIP, bergabung dengan poros Gerindra atau membangun poros ketiga bersama Demokrat.

Fungsionaris DPP Partai Golkar M. Misbakhun memastikan saat ini belum ada opsi final dari ketiga opsi tersebut yang diambil beringin. Menurut dia, ada beberapa tim Partai Golkar yang berkomunikasi dengan poros calon presiden yang ada.

"Kalau saat ini berkembang wacana Partai Golkar akan berkoalisi dengan Partai Demokrat, itu belumlah final dan baru sebatas membuka opsi adanya opsi poros baru," kata dia kepada redaksi sesaat tadi (Sabtu, 17/5).


Dia mengatakan terlalu awal bila disimpulkan Golkar sudah menentukan akan membentuk poros baru dengan Partai Demokrat. Sebab, arah koalisi Partai Golkar akan diputuskan dalam forum Rapimnas yang akan digelar tanggal 18 Mei 2014.

Misbakhun menegaskan sangat kecil peluang Partai Golkar berkoalisi dengan partai yang kalah. Dalam menentukan koalisi, yang akan menjadi pertimbangan utama Golkar adalah bagaimana menjaga martabat dan marwah partai sebagai partai besar tetap terjaga pada Pemilu 2019. Karenanya menurut Misbakhun, Partai Golkar akan mengarahkan koalisinya ke poros yang paling besar peluangnya untuk menjadi pemenang pada Pilpres 2014 ini.

"Maka, opsi Partai Golkar untuk bergabung dengan koalisi PDIP, PKB dan Nasdem mungkin menjadi opsi paling besar dipilih untuk diputuskan dalam Rapimnas," demikian Misbakhun.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya