Berita

mahathir muhammad/net

Mahathir: ASEAN Selesaikan Masalah Tanpa Perang

RABU, 14 MEI 2014 | 14:21 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

ASEAN merupakan satu asosiasi yang berjaya karena sangat memiliki hubungan dekat antarnegara-negara anggotanya.

Hal ini dikemukakan mantan Perdana Menteri Malaysia, Tun DR. Mahathir Mohamad dalam konferensi persnya usai menganugerahkan gelar Doktor Honoris Causa (HC) di Auditorium FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, beberapa saat lalu (Rabu, 14/5).

Dibandingkan kelompok regional lainnya, menurut Mahathir, ASEAN memiliki keunggulan mampu menyelesaikan masalah antarnegara-negara anggotanya dengan cara tidak berperang.


"Umpamanya apabila ada overlapping antar dua negara, mereka biasanya melakukan perundingan untuk menyelesaikan masalah dengan tanpa ada peperangan, tidak ada ketegangan di kalangan mereka," kata Mahathir.

Ia juga berpendapat, ini contoh baik ASEAN kepada negara-negara lain, yang mana sering terjadi overlapping masalah berkenaan dengan wilayah mereka. Seperti Jepang dengan China, Jepang dengan Korea, dan yang sekarang ini Tiongkok dengan ASEAN.

"Cara-cara inilah yang telah dilakukan ASEAN tanpa melakukan pembunuhan, pemusnahan negara, peperangan. Jadi, ASEAN telah memberikan contoh baik di mata dunia internasional," ujarnya.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya