Berita

net

Politik

Presiden 2014-2019 Harus Mumpuni dalam Dunia Diplomatik

SELASA, 13 MEI 2014 | 12:54 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Prestasi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam membangun hubungan internasional merupakan prestasi yang patut di apresiasi.

Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indoneisan Democracy (NCID), Jajat Nurjaman, dalam rilisnya memaparkan, dalam periode 10 tahun terakhir Indonesia sudah memiliki 16 mitra dan hampir semua negara telah menjadi mitra Indonesia. Indonesia juga aktif dalam berbagai forum lain, seperti G20 dan PBB. Indonesia juga merupakan tulang punggung dari East Asia Summit.

Prestasi itu harus dijadikan refrensi bagi presiden selanjutnya. Hal ini dapat di wujudkan jika Indonesia mempunyai pemimpin berkemampuan diplomasi yang mumpuni.


Menurut Jajat, seorang pemimpin apalagi presiden, harus mempunyai segudang kualitas, seperti handal menangani kebijakan, sigap dalam mengambil keputusan, mempunyai intelektualitas yang tinggi serta berani mengambil resiko baik dalam kedaan normal maupun darurat dengan keputusan yang tepat.

Dia menyorot, arena demokrasi yang sebentar lagi diikuti rakyat Indonesia. Rakyat akan melaksanakan pemilihan presiden secara langsung. Menurut dia, itulah momen tepat untuk memilih pemimpin yang sesuai kriteria di atas.

"Berbagai cara kampanye telah dilakukan oleh para timses demi menarik simpati masyarakat. Namun, pada dasarnya semua dikembalikan kepada masyarakat. Menjadi negara maju atau sebaliknya, dapat diwujudkan dengan ikut berpartisipasi serta memilih pemimpin yang tepat untuk Indonesia," terang Jajat. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Penjualan LCGC di Dealer Naik, Kiriman dari Pabrik Justru Turun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:09

Putin-Prabowo Dijadwalkan Bertemu di Rusia pada 3 September

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:07

AHWA Pemilih Ketum PBNU Harus Bebas Konflik

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:40

Gegara Polis Dibatalkan, MSIG Life Hadapi Gugatan Rp20 Miliar

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:31

Kapolri Dorong Eks Anggota JI Jadi Mitra Polri Jaga Keutuhan NKRI

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:04

Gus Hans Minta AHWA Pilih Ketum PBNU Tanpa Intervensi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:45

Indonesia Desak OKI Ambil Langkah Nyata Hadapi Kejahatan Israel

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jadi Cara Kemensos Jemput Bola Putus Mata Rantai Kemiskinan

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:17

Pasar Mobil Nasional Capai Setengah Juta Unit Pada Semester I 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:46

Korut Rombak Jajaran Militer, Kim Song Gi Ditunjuk Jadi Menhan Baru

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:20

Selengkapnya