Berita

ilustrasi/net

Pemerintah Sudan Selatan dan Pemberontak Sepakati Gencatan Senjata

SABTU, 10 MEI 2014 | 11:27 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Pemerintah Sudan Selatan berhasil mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan pemberontak (Jumat, 9/5).

Kesepakatan yang dicapai di Addis Ababa, Ethiopia, itu merupakan hasil pertemuan pertama antara Presiden Salva Kiir dan pemimpin kelompok pemberontak Riek Machar.

Seyoum Mesfin dari Lembaga Antar Pemerintah mengenai Pembangunan negara Afrika Timur (IGAD), yang memediasi kedua belah pihak, mengatakan jika kesepakatan telah dicapai maka permusuhan harus segera dihentikan dalam waktu 24 jam pasca penandatanganan. Kedua belah pihak juga harus membuka akses kemanusiaan bagi orang-orang yang terkena konflik selama berbulan-bulan.


Mesfin pun mengatakan akan ada pertemuan selanjutnya yang mengarah ke arah yang lebih baik. Namun yang pasti, katanya, Kiir dan Machar telah sepakat untuk membentuk pemerintah transisipersatuan nasional yang akan menawarkan kesempatan terbaik kepada rakyat Sudan Selatan dengan menjanjikan pemilu yang baru.

"Keduanya juga sepakat untuk bertemu lagi dalam satu bulan mendatang," begitu pernyataan Mesfin, seperti dilansir dari Associated Press (Sabtu, 10/5). [ysa]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya