Berita

rizal ramli/net

PILPRES 2014

Sekjen ProDem: Politik Jalan Suci Sejahterakan Rakyat

JUMAT, 09 MEI 2014 | 23:15 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Politik seharusnya adalah jalan suci untuk mensejahterakan rakyat. Begitu kata filsuf Yunani Sokrates yang hidup antara 469 hingga 399 Sebelum Masehi, suatu kali.

Mengutip pernyataan Sokrates itu, Sekjen Jaringan Aktivis ProDemokrasi atau ProDem, Firman Tendry, mengingatkan bahwa pemimpin politik haruslah orang-orang baik yang mendedikasikan cita-citanya dalam praksis atau tindakan politik yang benar dan terukur demi kepentingan rakyat banyak dan bukan demi kepentingan pribadi dan kelompok.

"Pemimpin yang baik pun bukan yang sekadar bisa membangun mimpi dan harapan," ujar aktivis 1998 itu dalam perbincangan dengan redaksi Jumat siang (16/5).


Firman Tendry juga mengatakan, politik sebagai jalan baik untuk mensejahterakan rakyat bisa dilalui Joko Widodo dengan mulus bila capres PDIP itu dipasangkan dengan ekonom yang memiliki kemampuan dan kemauan kuat mensejahterakan rakyat.

"Keputusan PDIP untuk memasangkan Jokowi dengan ekonom yang memahami jiwa Trisakti sudah benar dan harus didukung. Menurut hemat saya, Rizal Ramli adalah ekonom yang bisa diandalkan untuk membantu Jokowi melaksanakan amanat rakyat," ujar Firman Tendry lagi.

"Jangan sampai Jokowi didampaingi tokoh bermasalah yang memiliki vested interest atau kepentingan sempit," sambungnya.

Ia mengingatkan, Rizal Ramli memilik track record yang baik dan memiliki keberanian untuk membabat habis semua praktik yang menjauhkan rakyat dari kesejahteraan baik ketika ia memimpin Badan Urusan Logistik (Bulog), sebagai Menko Ekuin ataupun sebagai Menteri Keuangan di era Abdurrahman Wahid. Karena rekam jejak itu pula hingga kini Rizal Ramli dipercaya sebagai salah seorang anggota Panel Ahli PBB.

"Rekam jejak Rizal Ramli itu masih dapat ditelusuri. Selama masa itu ia membuat banyak terobosan yang tidak terbayangkan oleh pemerintahan sebelumnya. Saya sarankan kawan-kawan PDIP untuk sama-sama mencermati rekam jejak Rizal Ramli," masih kata dia.

Pada bagian lain, dia juga mengatakan bahwa duet Jokowi-Rizal Ramli adalah reprsentasi duet tokoh sipil yang kuat.

"Demokrasi adalah tegaknya supremasi sipil. Dan kalau kita perhatikan di Asia ini hampir tidak ada lagi militer yang berpolitik, baik sebagai presiden maupun wakil presiden," demikian Firman Tendry. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya