Berita

ilustrasi/net

Olahraga

Taekwondo Jabar Sabet 12 Emas

MINGGU, 04 MEI 2014 | 08:38 WIB | LAPORAN:

. Tim Jawa Barat tampil sebagai pengumpul medali terbanyak pada hari ketiga Kejurnas taekwondo Indonesia, yang sedang berlangsung di Bandung.

Tim Taekwondo Jabar sampai hari kedua telah menyabet 12 medali emas, 10 perak dan 4 perunggu. Sementara pada posisi kedua Tim Jateng mengantongi 6 medali emas, tujuh perak dan 7 perunggu. Di posisi ketiga adalah tim Kalimantan Timur dengan perolehan 3 medali emas, 7 perak dan 1 perunggu. Menyusul di posisi ke empat dan lima adalah tim DKI Jakarta dan Sumbar.

Mengomentari hasil ini Ketua Pengprov Jawa Barat Beni R Gautama menyatakan optimis target juara umum bakal  tercapai.


“Melihat perkembangan hasil pertandingan sampai hari ke tiga ini saya optimis target juara umum akan tercapai. Doakan saja, tinggal selangkah lagi Jabar akan merebut posisi juara umum,” terang Beni.

Sejak awal, lanjut Beni, Pengprov Jabar memang telah mempersiapkan diri secara maksimal dengan mempersiapkan atlet sampai pada kekuatan lapis kedua, bahkan ketiga.

“Hal ini kami lakukan sejalan dengan kebijakan PBTI yang mendorong setiap pengprov untuk sungguh-sungguh mempersiapkan regenerasi atlet, agar tidak terjadi gap yang terlalu jauh antar atlet junior maupun senior,” pungkasnya.

Di sisi lain, Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Besar taekwondo Indonesia (PBTI), Zulkifli Tandjung menyatakan, untuk menunjang regenarasi atlet pihaknya telah melaksanakan program talent scouting, selama Kejurnas ini berlangsung.

“Sejalan dengan program regenarasi yang dicanangkan oleh Ketum PBTI, dalam pelaksanaan Kejurnas ini kami telah membentuk tim talent scouting. Sehingga, kami dapat memilih langsung bibit atlet berbakat di lapangan yang akan kami bina dalam pelatnas. Dengan program ini, penentuan atlet yang akan dijaring untuk masuk dalam pelatnas menjadi sangat fair, karena kami memonitor sejak awal pertandingan,” ujarnya.

Dengan kesiapan pengadaan atlet yang detail dan fair ini, PBTI tidak kesulitan untuk menentukan atlet-atlet terbaik dari seluruh Pengprov yang kelak akan diterjunkan dalam berbagai kejuaraan internasional. “Sistem ini sangat fair. Bila pengprov ingin atletnya masuk pelatnas, tentunya harus menunjukan hasil terbaiknya dalam setiap kejuaraan nasional, termasuk pada Kejurnas saat ini,” pungkasnya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya