Berita

ilustrasi/net

Politik

Koalisi 'Kosong' Jelang Pilpres

MINGGU, 04 MEI 2014 | 08:20 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Dukungan partai politik kepada capres dan cawapres hanya bersifat administratif. Para kandidat capres dan cawapres saling berebut dukungan parpol untuk memenuhi syarat minimal 25 persen suara nasional atau 20 persen perolehan kursi DPR.

Menurut Ketua Perhimpunan Magister Hukum Indonesia (PMHI) Fadli Nasution, koalisi yang dibangun semacam itu adalah koalisi sesaat, yaitu untuk pemenuhan kepentingan pencalonan.

"Iidak berdasarkan ideologi dan kesamaan visi kebangsaan," kata Fadli kepada redaksi, Minggu (4/5).


Dalam membangun koalisi seperti ini, lanjut Fadli, tentu akan terjadi tarik ulur kepentingan yang kuat, disitulah terjadi bargaining tawaran posisi-posisi kekuasaan, bahkan ada transaksional.

Fadli menjelaskan, koalisi parpol, tidak serta merta mengikuti perolehan suara di pilpres, karena perolehan suara parpol pada pileg adalah hasil kerja keras masing-masing caleg yang berjuang di dapil, selain perolehan suara yang didapat dengan kecurangan dan pelanggaran.

"Dengan kondisi begini, lima tahun ke depan belum tentu masyarakat Indonesia akan menikmati kesejahteraan dari hasil kemerdekaan bangsa," tutup Fadli. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya