Berita

Dunia

MAS Mulai Beri Kompensasi Keluarga MH370

SABTU, 03 MEI 2014 | 21:18 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Maskapai penerbangan nasional Malaysia, Malaysia Airlines (MAS) mengatakan akan segera memberikan kompensasi kepada keluarga korban MH370.

"Ini (kompensasi) untuk membantu anggota keluarga (korban) dalam memenuhi kebutuhan ekonomi mereka dan tidak akan mempengaruhi hak-hak mereka untuk mengklaim kompensasi sesuai dengan hukum pada tahap berikutnya," begitu pernyataan pihak MAS hari ini (Sabtu, 3/5), seperti dilansir dari Global Times.

Namun, MAS mengatakan hal-hal yang berkaitan dengan kompensasi bersifat pribadi dan rahasia dan tidak akan dibahas rinciannya ke
publik. Hal ini menurutnya guna menghormati keluarga korban.

publik. Hal ini menurutnya guna menghormati keluarga korban.

Pernyataan ini datang sehari setelah pihak MAS menghentikan akomodasi penginapan keluarga korban, baik di Malaysia maupun di Tiongkok.

Hal ini bisa dilihat jika pihak MAS sudah pasrah setelah hampir dua bulan pesawat yang terbang dari Kuala Lumpur menuju Tiongkok pada
pukul 00.40 waktu setempat pada 8 Maret lalu mengalami hilang kontak.

Pesawat B777-200 yang terbang menuju Beijing ini awalnya diperkirakan akan tiba pukul 06.30 waktu setempat. Namun hingga hari ini, pesawat yang membawa 239 orang itu masih juga belum ditemukan.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya