Berita

net

Dunia

Cuaca Tak Mendukung, Pencarian Korban Kapal Feri Sewol Ditunda

SABTU, 03 MEI 2014 | 16:12 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Operasi pencarian korban kapal feri Sewol yang tenggelam pertengahan bulan lalu dihentikan sementara hari ini (Sabtu, 3/5).

"Penyelam tidak bisa menyelam sejak Jumat malam dan awal hari ini karena arus yang deras dan gelombang tinggi akibat angin kencang," kata jurubicara penjaga pantai Ko Myung Suk seperti dilansir dari AFP.

Meski demikian, lanjut Suk, lebih dari 100 penyelam telah disiagakan dan menunggu ombak reda. Sehingga bila cuaca dan keadaan laut kembali stabil, pencarian dapat kembali dilanjutkan.


Untuk diketahui, sejak tenggelamnya kapal seberat 6.825 ton pada 16 April lalu, 228 orang telah ditemukan tewas sedangkan 74 lainnya masih belum ditemukan.

Cuaca buruk ini telah memicu kekhawatiran bahwa banyak korban yang hilang mungkin tidak akan pernah ditemukan. Namun sebagai tindakan pencegahan, tim evakuasi telah menaruh jaring-jaring di sekitar lokasi.

Hal ini lantaran para keluarga korban menuntut tim SAR untuk menemukan penumpang yang masih dinyatakan hilang sebelum proses pengangkatan feri.

Perlu diketahui, Sewol terbalik dengan 476 orang di dalamnya. Lebih dari 300 orang di antara mereka merupakan siswa SMA Danwon High School di kota Ansan, Seoul Selatan. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya