Berita

ilustrasi/net

Dunia

PBB: Konflik Sudan Selatan Bisa Picu genosida

SABTU, 03 MEI 2014 | 14:57 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Konflik yang terjadi di wilayah Sudan Selatan dikhawatirkan memicu ke arah genosida.

Penasihat khusus pencegahan genosida PBB, Adama Dieng dan kepala bidang HAM PBB Navi Pillay menyebut bahwa konflik yang memicu pembantaian etnis ratusan warga sipil di Bentui dan serangan terhadap basis penjaga perdamaian PBB di Bor bulan lalu telah mengubah jalannya konflik.

"Jika serangan tersebut tidak segera dihentikan bisa menjerumuskan negara itu ke dalam kekerasan serius yang bisa lepas kendali. Dalam situasi saat ini, kita melihat unsur-unsur yang bisa dikategorikan sebagai faktor resiko genosida dan kejahatan kekejaman lainnya," kata Dieng (Jumat, 2/5) seperti dikutip Reuters.


Sementara Pillay mengkhawatirkan adanya kebutuan antara para pemimpin Sudan Selatan dalam perebutan kekuasaan yang murni pribadi tanpa memperhatikan penderitaan mengerikan yang ditimbulkan pada orang-orang.

Untuk diketahui, ribuan orang telah tewas dan lebih dari satu juta orang meninggalkan rumah mereka sejak pertempuran meletus di negara termuda di dunia itu. Pertempuran terjadi antara pasukan pendukung Presiden Salva Kiir dan tentara yang setia kepada wakilnya dipecat, Riek Machar pada Desember lalu. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya