Berita

mh370/net

Dunia

Akomodasi Keluarga Korban MH370 Dihentikan

SABTU, 03 MEI 2014 | 12:31 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Keluarga penumpang pesawat MH370 pada Jumat (2/5) terpaksa meninggalkan sebuah hotel yang selama ini disediakan pihak maskapai Malaysia Airlines (MAS), untuk memantau informasi pesawat yang hilang pada 8 Maret lalu.

Nahasnya, pemulangan ini terjadi hanya sehari setelah diumumkan oleh pihak MAS pada Kamis malam (1/5). Pihak MAS juga menyarankan keluarga untuk menerima informasi ter-update tentang kemajuan pencarian dan penyelidikan dan dukungan lain dalam kenyamanan di rumah mereka sendiri.

"Saya sangat marah. Malaysia Airlines tiba-tiba mengatakan kepada kami untuk pergi. Mereka harusnya memberi kami waktu untuk berkemas," kata Steven Wang, seorang anak yang ibunya merupakan penumpang MH370, yang juga ditunjuk sebagai jurubicara keluarga para korban, seperti dikabarkan AFP (Sabtu, 3/5).


Dihari 'pemulangan' tersebut, puluhan polisi dikerahkan untuk berjaga-jaga untuk mencegah bentrokan terjadi.

Sejak 8 Maret lalu, maskapai ini telah menyediakan layanan untuk keluarga korban, baik di Tingkok maupun di Malaysia.

Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri Malaysia Hamzah Zainuddinjuga mengatakan bahwa waktunya telah tiba bagi keluarga para korban untuk kembali ke rumah.

"Maskapai (MAS) telah mendukung anggota keluarga selama 55 hari terakhir. Itulah alasan sudah waktunya bagi kita untuk benar-benar menerima kenyataan bahwa anggota keluarga harus kembali dan menunggu jawaban di kampung halaman mereka," katanya. [ian]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya