Berita

sri mulyani indrawati/ net

MENCARI PENDAMPING JOKOWI

Pendukung Sri Mulyani Manfaatkan Dua Momen Ini

KAMIS, 01 MEI 2014 | 21:04 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sudah lama kubu pendukung Sri Mulyani Indrawati mengintip-intip kesempatan dan peluang untuk dapat menguasai salah satu kursi terhormat di republik ini. Mereka pernah mendirikan partai politik.

Namun Partai Serikat Rakyat Independen (SRI) yang didirikan pada Mei 2011 gagal memenuhi syarat sebagai peserta Pemilu 2014.

Kegagalan mengikuti Pemilu 2014 tidak membuat hard liner dan loyalis mantan Menteri Keuangan yang ini bekerja sebagai salah seorang Direktur Pelaksana Bank Dunia itu putus asa. Kini mereka tengah menunggangi angin, menunggu saat yang tepat untuk bisa membawa Sri Mulyani kembali ke tengah gelanggang politik.


Dari pengamatan di lapangan tampaknya kelompok ini ingin menggunakan Joko Widodo sebagai pintu masuk ke pusat kekuasaan. Nama mantan Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang dinilai ikut bertanggung jawab dalam megaskandal danatalangan Bank Century itu, menurut informasi, sudah beredar di kalangan dekat Megawati Soekarnoputri.

Informasi lain mengatakan, Jokowi pun memperlihatkan indikasi mau menerima Sri Mulyani.

Kini setidaknya, ada dua momen yang akan dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pendukung SMI.

Pertama, penetapan status tersangka untuk mantan Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Hadi Purnomo. Mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang biasa disapa Pak Pung itu ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka dalam kasus pajak Bank Central Asia (BCA) yang terhadi pada tahun 2003 dan 2004.

Sri Mulyani adalah menteri keuangan yang menghentikan Hadi Purnomo dari posisi tersebut. Dari sudut pandang ini, ada kesempatan terbuka mencitrakan Sri Mulyani sebagai pahlawan pajak. Perseteruannya dengan Aburizal Barkrie pada tahun 2009 dan 2010 mengenai pajak bisnis keluarga Ical pun akan melengkapi citra ini.

Hal kedua yang akan dimanfaatkan pendukung SMI adalah kehadirannya sebagai saksi megaskandal danatalangan Bank Century di KPK. Kelihatannya akan ada skenario sedemikian rupa untuk menempatkan Sri Mulyani sebagai pihak yang tidak terlibat dalam skandal keuangan yang merugikan negara hingga Rp 6,7 triliun itu. Walaupun pada kenyatannya, adalah Ketua KSSK yang mengambil keputusan bailout.

Kehadiran Sri Mulyani di Jakarta pun akan digunakan untuk menjajaki kemungkinan bergandengan dengan Jokowi. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya