Berita

dedy gumelar

Miing: Tudingan Jokowi akan Cabut Tunjangan Profesi Pendidik hanya Cari Sensasi

RABU, 30 APRIL 2014 | 23:03 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Calon Presiden PDI Perjuangan Joko Widodo disebut akan mencabut tunjangan profesi pendidik (TPP) kalau terpilih pada Pemilihan Presiden 2014 mendatang.

Anggota Komisi X dari PDIP, Dedy S. Gumelar menampik tudingan tersebut. Dia menegaskan, tudingan itu tidak berdasar dan hanya ingin mencari sensasi belaka. Karena Jokowi dan PDIP akan terus memperjuangkan pendidikan guna menjalankan amanat UUD 1945.

"Itu hanya ulah pihak-pihak yang ingin menyudutkan Pak Jokowi. Kami bersama-sama dengan beliau sudah sepakat akan mencerdaskan kehidupan bangsa," ujar Dedy S. Gumelar dalam siaran persnya (Rabu, 30/4).


Lebih lanjut, bekas pelawak yang akrab disapa Miing ini menilai, pihak yang menghembuskan isu tersebut tidak memahami undang-undang. Karena PPT merupakan amanat undang-undang dan tidak serta merta bisa dicabut begitu saja.

"Tunjangan guru itu diatur undang-undang, silahkan cek UU No.14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen," jelasnya.

Miing juga mengajak seluruh masyarakat agar tidak menelan mentah-mentah setiap isu yang berkembang menjelang pemilihan presiden. Kalangan terdidik harus bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat luas agar selalu kritis dan mampu memberikan penilaian yang objektif kepada semua kandidat yang akan berkontestasi dalam pilpres mendatang.

"Mari kita semua mengkaji setiap isu yang beredar, mengkritisi dengan objektif. Tidak saling serang dan tawarkan gagasan-gagasan yang mencerahkan. Apalagi menjelang pilpres isu-isu miring seperti ini akan semakin banyak," tandasnya. [zul]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya