Berita

Pertama di Negara OKI, Konferensi Int'l Pariwisata Islam akan Digelar di Indonesia

RABU, 30 APRIL 2014 | 21:34 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sebagai negara yang memiliki potensi pariwisata besar, Indonesia terus melakukan penggarapan dan promosi, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Salah satunya, dalam waktu dekat Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan menggelar konferensi internasional di bidang pariwisata Islam.

Hal itu dikatakan Wakil Menteri Parekraf, Sapta Nirwandar, saat memimpin langsung rapat persiapan konferensi, di kantornya, Medan Merdeka Barat, Rabu (30/4).

"Konferensi bertajuk Islamic Toursm; Potensi dan Tantangannya, ini sangat penting. Kegiatan ini merupakan yang pertama diselenggarakan di negara anggota OKI," jelas Sapta.


Agenda yang akan dilaksanakan pada 2-3 Juni mendatang itu, lanjut Sapta, akan dihadiri puluhan negara-negara sahabat Asia Tenggara dan anggota OKI. Direncanakan, konferensi akan dibuka Presiden SBY.

"Kita punya potensi pariwisata Syariah/Islam yang sangat besar, namun memang belum tergarap secara maksimal. Kita terus tingkatkan ke arah sana, bekerjasama dengan berbagai pihak," tambah Sapta.

Untuk mendukung sosialisasi potensi tersebut, Kemenparekraf bekerjasama dengan lembaga konsultan Wisata Syariah Consulting, menulis dan menerbitkan buku berjudul Wisata Syariah; Karakter, Potensi, Prospek dan Tantangannya.

Menurut penulis buku tersebut, Hery Sucipto, buku tersebut merupakan yang pertama dan lengkap membahas tentang wisata syariah di Indonesia dan luar negeri.

Seperti diketahui, komponen wisata syariah meliputi kuliner, fashion moslem, perhotelan syariah, kosmetik-spa. Kesemuanya yang telah bersertifikasi halal dari MUI. [zul]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya