Berita

hatta-sby

Duet Hatta-SBY akan Kalahkan Jokowi dan Prabowo

RABU, 30 APRIL 2014 | 16:18 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kader Partai Amanat Nasional (PAN) terus mendukung Hatta Rajasa maju sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2014 ini. Karena Menko Perekonomian ini sudah berbuat banyak untuk kemajuan partai berlambang matahari biru tersebut.

"Dalam tampuk kepemimpinan Hatta Rajasa, harus diakui bahwa PAN mampu mencapai target lebih dari periode-periode pemilu sebelumnya. Sebagai apresiasi, dan juga wujud dari konsistensi Rakernas yang memandatkan Ketua Umum PAN sebagai capres. Maka Hatta Rajasa layak menjadi presiden," tegas Wakil Sekjen DPP PAN Kuntum Basa (Rabu, 30/4).

Lalu siapa wakilnya?


"Saya berharap SBY yang jadi wakilnya. Ini bukan memperolok-olok SBY. Namun ini merupakan tuntutan agar apa yang telah dicanangkan pemerintah selama ini dapat berkelanjutan dan tidak putus ditengah jalan. Bukan kemunduran, namun demi penyelamatan negara. Sebagaimana perencanaan yang sudah dimatangkan melalui MP3EI hingga tahun 2025 mendatang," ungkapnya.

Soal asal Hatta Rajasa yang bukan dari Jawa, Kuntum membenarkan. Karena Hatta Rajasa lahir di Sumatera Selatan. "Namun ketika kita telusuri lebih dalam lagi, nenek moyang beliau ternyata masih berdarah Majapahit yang nota bene adalah kerajaan terbesar sepanjang masa yang berada di tanah Jawa," tekannya.

Lebih jauh, Ketua Umum Garda Muda Nasional (GMN) ini menambahkan, tahun 2014 ini merupakan siklus 10 tahunan dari 2004.

"Ingat Pemilu 2004 tidak ada yang mengira bahwa SBY yang akan jadi presiden dengan tokoh-tokoh kaliber yang bermunculan saat itu. Begitupun dengan Hatta. Apabila paket Hatta-SBY ini jadi, maka saya yakin Jokowi atau Prabowo berpasangan dengan siapapun akan terlewati," tandasnya. [zul]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya