Berita

Politik

Menakertrans Berharap Mayday Diisi Kegiatan Sosial di Perusahaan

SELASA, 29 APRIL 2014 | 18:01 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar meminta peringatan Hari Solidaritas Buruh International (Mayday) 1 Mei 2014 dapat diisi dengan kegiatan-kegiatan sosial di lingkungan perusahaan.

"Perayaan Mayday tahun ini  merupakan momentum istimewa bagi pekerja/buruh dimana kali pertama ditetapkannya 1 Mei sebagai hari libur. Kita semua berharap pelaksanaan Mayday dapat diisi dengan kegiatan sosial kemasyarakatan di lingkungan perusahaan," kata Menakertrans Muhaimin Iskandar kepada wartawan di Jakarta (Selasa, 29/4).

Muhaimin mengatakan dalam perayaan Mayday di perusahaan-perusahaan masing-masing, pemerintah mendorong agar tercipta ruang dialog yang lebih terbuka antara pengusaha dan para pekerja/buruh sehingga segala aspirasi pekerja/buruh dapat diserap dan dikomunikasikan dengan baik.


"Peringatan Mayday rutin dilakukan setiap tahun, namun paradigma harus terus digeser bahwa pemerintah, pengusaha dan pekerja/buruh adalah partner bersama untuk menciptakan keadaan yang lebih baik melalui perjuangan perbaikan regulasi, meningkatkan kesejahteraan pekerja dan  produktivitas kerja," kata Muhaimin.

"Dengan komunikasi yang baik antara pekerja dan pengusaha,  maka akan tercipta hubungan industrial yang harmonis sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya serta meningkatkan produktivitas kerja," kata Muhaimin.

Mengenai rencana demontrasi pekerja, Muhamin mengatakan pemerintah meminta pekerja/buruh  yang akan berunjuk rasa menyambut Hari Buruh Internasional 1 Mei untuk tertib, aman dan kondusif. Bagi pekerja/buruh  yang hendak berunjuk rasa, dipersilahkan namun yang penting tidak mengganggu kepentingan umum.

"Para pekerja/buruh di Indonesia diminta memperjuangan segala aspirasi dan tuntutannya dengan menggunakan forum-forum dialog sosial yang terdapat dalam dewan pengupahan, Lembaga Kerja sama (LKS) Bipartit  dan LKS Tripartit, “ kata Muhaimin.

"Kita terus mengajak kepada para pekerja/buruh yang tergabung dalam  para serikat pekerja/serikat buruh agar mengeser pola perjuangannya dari gerakan turun ke jalan  menjadi gerakan dialog sosial," Kata Muhaimin.


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya