Berita

Politik

3000 Suara Hilang, PPP Desak KPU DKI Hitung Ulang Hasil Pileg

SENIN, 28 APRIL 2014 | 21:26 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendesak KPU DKI Jakarta menghitung ulang hasil perolehan suara pemilu legislatif di Dapil 10 Jakarta. Partai Kabah menemukan ribuan suara dukungan untuk mereka di Jakarta Barat hilang.

"Dalam catatan partai kami, suara PPP hilang sekitar tiga ribu," ujar politisi PPP Dany Kusuma kepada wartawan (Senin, 28/4).

Dapil Jakarta 10 yang meliputi Kecamatan Grogol Petamburan, Kembangan, Pal Merah, Kebun Jeruk dan Taman Sari. Menurut Calon Legislatif PPP dari Jakarta 10 itu, pengurangan suara itu berpengaruh signifikan terhadap perolehan kursi PPP di Dapil tersebut. PPP mestinya bisa mendudukkan dua kadernya dari dapil Jakarta 10, yaitu caleg nomor urut 1 atas nama H. Lulung AL dan nomor urut 2 atas nama Dany Kusuma. Namun, karena suara partai berkurang 3 ribu suara, maka kursi kedua jadi hilang.


Karena itu, kata Dany, partainya mendesak KPUD Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan Penghitungan ulang Formulir C1 Plano di Dapil 10 Jakarta. PPP melalui DPW DKI Jakarta sudah melayangkan surat desakan tersebut ke KPU DKI Jakarta dengan tembusan surat ke Bawaslu DKI dan KPU Jakarta Barat.

"Dengan dilakukan penghitungan ulang Formulir C1 Plano, semua pihak akan merasa puas terutama caleg yang merasa dirugikan.," katanya.

Lebih lanjut dikatakan Dany, langkah itu sebagai upaya bijak untuk mencocokkan perbedaan data parpol dan KPU. Sebab, temuan perbedaan data yang dimiliki PPP sudah dikomparasikan dengan data parpol lain dan hasilnya sama.

"Kami juga sedang mengumpulkan bukti indikasi adanya jual beli suara di tingkat Penyelenggara Pemilu dengan memanipulasi perolehan suara partai. Kami akan penjarakan siapapun yang memanipulasi suara rakyat," kata Dany.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya