Berita

Olahraga

APPSI Prihatin Jokowi Kurang Sigap Antisipasi Kebakaran Pasar Tradisional

SENIN, 28 APRIL 2014 | 17:13 WIB | LAPORAN:

Belum lama Pasar Senen di Jakarta Pusat terbakar, gantian Pasar Rumput di Jakarta Selatan juga kobong. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pun dinilai kurang sigap mengantisipasi potensi kebakaran di pasar-pasar tradisional.
 
"Harusnya belajar dari kasus Pasar Senen. Jokowi segera ngecek pasar yang lainnya, lah ini Pasar Rumput sudah keburu terbakar. Besok pasar apalagi, nah ini yang harus diantisipasi oleh Jokowi, jangan ada kebakaran pasar lagi," kritik Sekjen Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Ngadiran kepada wartawan di Jakarta, Senin (28/4).

Ngadiran mengemukakan keprihatinan mendalam atas berbagai musibah kebakaran yang dialami para pedagang pasar. Selain barang dagangan mereka ludes dilalap api, tempat usahanya juga sudah tidak ada lagi. Ia juga prihatin terhadap sikap Jokowi yang terburu-buru mengklaim kebakaran di dua pasar tradisional itu bukan sabotase.


"Harusnya diteliti dulu, dilakukan penyelidikan dulu baru bikin pernyataan. Kami sepakat bahwa ini adalah musibah buat para pedagang pasar. Tetapi jangan buru-buru mengambil kesimpulan, tolong diteliti dulu," katanya.

Seyogyanya, kata dia menekankan, Jokowi menunjukkan komitmen yang sungguh-sungguh untuk memberdayakan pasar tradisional agar bisa menggerakkan roda perekonomian rakyat.

"Kalau terbakar terus seperti ini berbahaya. Bisa-bisa sebentar lagi menjadi mal dan pasar modern," demikian Ngadiran.

Diketahui pagi tadi, sebuah kios di Pasar Rumput, Manggarai, Jaksel, hangus dilalap jago merah. Api terlihat pukul 5.50 WIB. Dugaan sementara penyebab kebakaran karena adanya korsleting listrik. Empat hari sebelumnya, kebakaran dahsyat melanda Pasar Senen sejak pukul 4.20 WIB. Sekitar 2 ribu kios di pasar berlokasi dekat Stasiun Senen itu ludes terbakar.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya