Caleg DPRD DKI Dapil 10 dari Nasdem, Jupiter, mengaku suara miliknya berpindah ke caleg satu partai, yakni James Arifin Sianipar. Perpindahan suara dilakukan dengan merubah hasil rekapitulasi perolehan suara di tingkat kelurahan.
"Saya menemukan fakta dari Form D1, suara dia (James Arifin) di Kelurahan Jelambar 97. Begitu sampai Kecamatan Grogol Petamburan bertambah jadi 127. Selisih 30 suara diambil dari suara partai Nasdem di Kelurahan Jelambar, yang tadinya 158 berkurang jadi 128," kata Jupiter kepada wartawan (Senin 28/4).
Jupiter menduga James Arifin melakukan kecurangan dengan membayar PPK untuk mengalihkan suara partai ke dirinya. Jupiter yang merupakan caleg nomor 3 Dapil 10 dari Partai Nasdem menyebutkan, pihaknya sudah melaporkan kecurangan tersebut ke Panwaslu Jakarta Barat.
Jupiter menduga James Arifin melakukan kecurangan dengan membayar PPK untuk mengalihkan suara partai ke dirinya. Jupiter yang merupakan caleg nomor 3 Dapil 10 dari Partai Nasdem menyebutkan, pihaknya sudah melaporkan kecurangan tersebut ke Panwaslu Jakarta Barat.
"Kami sudah melaporkan ke Panwaslu Kota Jakarta Barat pada Jumat kemarin. Mereka merespon positif dan meminta agar informasi ini disebarluaskan," kata Ketua DPD Nasdem Jakarta Barat itu..
Dirinya mengaku kecewa lantaran adanya praktik kecurangan yang dilakukan rekan satu partainya tersebut.
"Bagaimana mungkin menjadi pemimpin yang jujur dan bersih jika sudah duduk menjadi dewan nanti kalau saat pemungutan suara saja sudah tidak jujur dan dikorupsi," ulasnya.
[dem]