Berita

presiden sby/net

SBY: MP3EI Bukan Sekedar Macan Kertas

SENIN, 28 APRIL 2014 | 14:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, percepatan pembangunan infrastruktur sekarang telah mendorong pertumbuhan di luar Pulau Jawa. Inilah yang membedakan Masterplan Percepatan dan Perluasan Ekonomi (MP3EI) dengan program-program pembangunan di waktu lalu.

Demikian disampaikan SBY saat meninjau PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk di Cietereuo, Kabupaten Bogot, Jawa Barat, Senin (28/4). Presiden didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono dan sejumlah menteri. Peninjauan dilakukan dalam rangka menyongsong Hari Buruh Sedunia yang jatuh pada 1 Mei mendatang.

Dalam sambutannya, SBY kembali menegaskan bahwa MP3EI bukan hanya macan kertas namun sudah berjalan. Pada tahun berjalan sekarang sudah mengeluarkan Rp 830 triliun, dan sampai dengan tahun 2025 memerlukan modal Rp. 4500 triliun atau 400-500 juta dolar AS. Kebutuhan dana ini untuk pembangunan infrastruktur dan menggerakkan sektor riil.


"Saya yakin keperluan semen secara nasional akan meningkat karena pembangunan infrastruktur tadi memerlukan semen sebagai bahan bangunannya," terangnya.

Dengan kondisi global dan kondisi pertumbuhan Indonesia saat ini, Kepala Negara meyakini Indocement akan memiliki peran di masa depan. Oleh karena itu, Ia meminta Indocement mengembangkan rencana bisnisnya dan menjemput bola.

Seperti dikutip dari situs resmi presidenri.go.id, Direktur Operasional PT. Indocement Tunggal Prakarsa Christian Kartawijaya, yang akan menjadi Dirut per 1 Mei mendatang, menjelaskan, bahwa volume penjualan Indocement sebesar 18 juta ton. Saat ini, Indocement sedang dalam tahap akhir penambahan satu unit penggilingan semen di kompleks pabrik Citeureup, yang akan menambah kapasitas produksi 1,9 juta ton semen per tahun. Sedangkan kapasitas produksi Indocement di tahun 2015 mendatang akan menjadi 25 juta ton semen per tahun.

Indocement merupakan produsen semen terbesar kedua di Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan yang memiliki 7.500-an karyawan ini merupakan satu-satunya produsen semen putih di Indonesia. Indocement berpartisipasi aktif dalam Mekanisme Pembangunan Bersih (MPB) yang terdaftar pada UN Framework Convention on Climate Change (UNFCCC). [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya