Berita

Chung Hong Won/net

Dunia

PM Korsel Mengundurkan Diri Atas Insiden Kapal Sewol

MINGGU, 27 APRIL 2014 | 10:59 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Perdana Menteri Korea Selatan Chung Hong Won mengajukan pengunduran diri karena merasa bertanggung jawab atas tenggelamnya kapal feri Sewol.

"Ketika saya melihat duka keluarga yang merasa kehilangan karena orang yang mereka cintai, serta kesedihan dan kebencian dari masyarakat, saya pikir saya harus mengambil semua tanggung jawab sebagai Perdana Menteri," kata Chung hari ini (Minggu, 27/4), seperti dilansir dari Associated Press.

Pengunduran diri ini terjadi di tengah meningkatnya kemarahan dari keluarga korban yang menuduh pemerintah tidak becus menyelamatkan atau melindungi warganya.


Bahkan saat melakukan kunjungan ke sebuah tempat evakuasi di sebelah pulau dekat lokasi tenggelamnya kapal feri Sewol, para keluarga korban menghujat Chung dan memblokir kendaraanya.

"Ada begitu banyak jenis penyimpangan yang terus terjadi di setiap sudut masyarakat dan praktek-praktek yang tidak beres kami. Saya harap kejahatan berakar ini bisa diperbaiki saat ini, dan kecelakaan seperti ini tidak pernah terjadi lagi," ujarnya.

Kapal feri Sewol yang tenggelam pada 16 April lalu ini telah menewaskan lebih dari 300 orang. Sebagian besar korban merupakan siswa SMA yang sedang melakukan study tour. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya