Berita

rhoma-muhaimin

Bang Haji Rhoma Tak Bersedia Ungkap Apa Komitmennya dengan Muhaimin

SABTU, 26 APRIL 2014 | 21:45 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Raja Dangdut Rhoma Irama punya kesepakatan khusus dengan Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar. Dalam kesepakatan itu disebutkan, Rhoma Irama baru akan dicapreskan kalau PKB memenuhi target suara di angka tertentu.

Benarkah demikian?

"Tidak ada izin untuk untuk mengungkap komitmen itu," jawab Rhoma ketika bersilaturrahim ke Redaksi Rakyat Merdeka di Jalan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat malam, (25/4).


Apakah syaratnya PKB harus memenuhi suara 15 persen?

"Saya kira lebih baik (informasinya) dari sana (PKB) saja. Tapi, kalau (hasilnya) tidak sesuai MoU, selama PKB bisa mencapes atau mencawapeskan, pendukung tetap ingin Rhoma yang diajukan," tegasnya.

Rhoma menjelaskan, dirinya bersedia menjadi calon presiden karena keterpanggilan untuk membenahi negeri dan karena adanya dukungan dari masyarakat. Dukungan dari masyarakat pertama kali terlontar dalam acara pertemuan ulama dan habaib di Jakarta pada akhir 2012 lalu.

"Ketika saya didesak ikut bursa pilpres, saya katakan, apabila dukungan meluas dan ada syarat partai, pagi ini saya nyatakan siap," tegas Rhoma mengulangi pernyataanya.

"Sejak itu muncul berbagai dukungan. Dan pada 2 April Cak Imin datang untuk mencaperskan saya. Jadi PKB yang datang," tegasnya.

Dalam pertemuan dengan redaksi Rakyat Merdeka selama sekitar 1,5 jam itu, dia menegaskan Rhoma effect dalam menaikkan suara PKB pada Pileg 2014 ini benar adanya. Meski dia tidak menampik ada berbagai faktor lainnya. [zul]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya