Berita

foto:net

Olahraga

DPR dan Pemerintah Kurang Perhatikan Olahraga Bridge

SABTU, 26 APRIL 2014 | 21:20 WIB | LAPORAN:

Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD) bekerjasama dengan Monday Bridge Club menggelar kejuaraan bridge di Hotel JS Luwansa 26-27 April. Ajang yang juga digelar untuk memperingati Hari Kartini ini diikuti sekitar 200 pemain dari berbagai usia.

Antusiasme ini mendapatkan sambutan positif dari Pembina YAD Anie Hashim Djojohadikusumo. Diharapkan dari ajang ini dapat lahir atlet bertaraf internasional.

"Itu dapat terwujud, asalkan semua petinggi negara ini memberi perhatian yang lebih maksimal," ujar Anie Hashim Djojohadikusumo, di Jakarta, Sabtu (26/4) malam.


Sebenarnya olahraga bridge bukan jenis olahraga yang baru di Indonesia. Bahkan Indonesia pernah menjadi negara yang sangat berprestasi dan disegani di kancah olahraga brige dunia. Tim merah putih mampu meraih runner up di Kejuraaan Olimpiade Bridge 1996 dan 2002.

Rencananya, lanjut Anie, turnamen ini akan digelar setiap tahun dengan harapan dapat berkembang pesat dan menjadi salah satu permainan yang digemari masyarakat Indonesia.

"Kalau hasil turnamen ini positif, kita akan gelar tiap tahun. Dan terbuka peluang kita undang pemain brigde dari negara lain untuk ikut bermain," tegasnya.

Sementara itu, Ketua YAD Hashim Djojohadikusumo berharap turnamen yang diikuti oleh sekelompok pemain bridge perempuan yang lanjut usia, dapat menjadi inspirasi dan teladan bagi kaum perempuan lainnya.

Pada kesempatan itu juga ia mengungkapkan rasa keprihatinannya atas kurangnnya perhatian negara terhadap olahraga.

“DPR dan pemerintah sangat kecil perhatiannya, bukan hanya pada Bridge, tapi pada olahraga lainnya. Padahal olahraga harus diakui dapat dijadikan kebanggaan Indonesia dimata dunia internasional,” tegasnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya