Berita

Pangeran Mohammad bin Salman Ditunjuk Sebagai Mendagri Arab Saudi

SABTU, 26 APRIL 2014 | 18:10 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Raja Arab Saudi Abdullah bin Abdul Aziz (Jumat, 25/4) telah menunjuk Pangeran Mohammad bin Salman sebagai Menteri Dalam Negari dan anggota Dewan Menteri.

Sebelumnya, jabatan tersebut diduduki Pangeran Abdul Aziz bin Fahad, yang merupakan putra mendiang Raja Fahad bin Abdul Aziz.

Pangeran Mohammad bin Putra Mahkota Salman sebelumnya menjabat sebagai penasihat di komisi ahli Dewan Menteri. Selain itu, Dia juga pernah menjabat sebagai penasihat khusus untuk gubernur Riyadh.


"Penunjukan ini saya anggap Raja Abdullah bin Abdulaziz telah menghormati saya dengan tanggung jawab yang sebelumnya. Saya meminta kepada Tuhan untuk membantu saya membawa tanggung jawab ini dan melakukan misi dan kewajiban pengangkatan ini," kata Pangeran Mohammad, seperti dilansir Al-Arabiya (Sabtu, 26/4).

Dalam beberapa bulan terakhir Raja Abdullah telah melakukan sejumlah perombakan pada posisi-posisi penting kerajaan.

Belum lama ini dia mencopot Pangeran Bandar bin Sultan dari kedudukannya sebagai kepala Badan Intelijen Saudi.

Selain itu, akibat merebaknya wabah virus Corona atau MERS (sindrom pernafasan Timur Tengah) di Saudi, Raja Abdullah juga mencopot Abdullah al-Rabi’ah dari jabatannya sebagai Menteri Kesehatan.

Belakangan, sebuah sumber memperkirakan bahwa Raja Abdullah dalam waktu dekat juga akan melengserkan Saud Al-Faisal dari jabatannya sebagai Menteri Luar Negeri. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya