Berita

foto; net

Dunia

Ekuador Usir Perwira Militer AS

SABTU, 26 APRIL 2014 | 16:16 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Pemerintah Ekuador kembali menegur Amerika Serikat lantaran banyak menempatkan perwira militer di Kedutaan Besar di Ekuador.

Peringatan ini kembali dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Ekuador di Washington (Jumat, 25/3) setelah sebelumnya pada 7 April lalu perintah agar operasi pasukan militer, yang terdiri dari 20 pasukan dari Kementerian Pertahanan, tak jua dihentikan. Teguran ini dilakukan karena pemerintah Ekuador kuatir situasi tersebut akan menimbulkan ketegangan lebih lanjut.

Sementara itu, jurubicara militer AS Jose Ruiz segera menanggapi teguran Ekuador yang terkesan mengusir perwira militer AS. Amerika Serikat, kata Ruiz, akan menghormati hak kedaulatan Ekuador dan akan segera menarik sejumlah perwira militer dari Kedubes


"Meskipun kami menghormati hak kedaulatan Ekuador untuk mengakhiri program kerja sama, kami menyesal karena hasilnya akan sangat membatasi kemitraan keamanan bilateral kami," lanjut Ruiz, seperti dilansir Associated Press (Sabtu, 26/4)

Beberapa bulan sebelumnya, Presiden Rafael Correa juga secara terbuka telah mengeluhkan bahwa negeri Paman Sam itu memiliki terlalu banyak perwira militer di Ekuador, yang diperkirakan hingga 50 orang. Terlebih, Correa menyebut mereka juga telah menyusup di semua sektor. [ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya