Berita

Dunia

Korban Tewas Akibat Virus MERS Jadi 313 Orang

SABTU, 26 APRIL 2014 | 14:26 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Jumlah korban tewas akibat penyebaran virus sindrom pernafaasan Timur Tengah atau yang disebut dengan MERS meningkat menjadi 313 orang.

Hal itu dikonfirmasi oleh Kementerian Kesehatan Arab Saudi pada Jumat (25/4), seperti dikutip Reuters.

Bukan hanya jumlah korban tewas, namun sejumlah kasus baru yang tercatat di Jeddah menunjukkan bahwa sebagian besar orang yang terinfeksi adalah petugas kesehatan itu sendiri.


Hal itu menjadi perhatian khusus bagi pemerintah Arab Saudi karena pada bulan Ramadhan yang jatuh pada Juli mendatang, negara tersebut akan kebanjiran jamaah umroh dari seluruh dunia. Selain itu, pada awal Oktober mendatang, Arab Saudi juga akan dipadati oleh jutaan jamaah haji yang menunaikan ibadah Haji.

Untuk dketahui, virus MERS awalnya muncul di Timur Tengah pada tahun 2012 lalu. Virus tersebut telah menewaskan sekitar 800 orang di seluruh dunia. Gejala MERS biasanya berawal dari batuk, demam dan radang paru-paru.

Meskipun jumlah infeksi MERS di seluruh dunia relatif kecil, tapi tingkat kematiannya lebih dari 40 persen di antara kasus penyebaran virus di luar Timur Tengah.

Demi membuktikan keseriusan pemerintah menangani masalah tersebut, Menteri Kesehatan Arab Saudi Abdullah Al-Rabiah dipecat karena tidak mampu menangani peneybaran virus MERS. [mel]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya