Berita

wiranto/net

KRISIS HANURA

Ada Kesan Hary Tanoe Ingin Gantikan Wiranto

SABTU, 26 APRIL 2014 | 08:44 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Upaya mendongkel dan mendepak Hary Tanoesoedibjo dari Partai Hanura dapat dipahami. Bos kelompok media MNC Group itu terkesan ingin mengambil alih posisi Wiranto dan menjadi satu-satunya matahari di partai itu.

Dalam banyak pariwara partai itu, ada nuansa yang sangat kentara yang memperlihatkan seakan Hary Tanoe adalah orang pertama di Hanura.

Informasi dari kalangan internal Hanura menyebutkan bahwa sebetulnya, sejak hari pertama Hary Tanoesoedibjo bergabung dengan partai itu sudah disadari kemungkinan hal ini terjadi. Karena konon, perpecahan Hary Tanoe dan Surya Paloh di Nasdem juga dikarenakan hal yang sama.


Informasi lain yang diperoleh mengatakan bahwa sudah lama orang-orang "Hanura asli" ingin mendepak Hary Tanoe. Namun keinginan itu ditahan-tahan karena mereka menghargai sikap Wiranto yang masih percaya pada Hary Tanoe, juga karena mereka tak mau membuat gaduh sebelum pemilu diselenggarakan.

Baru kemarin, kalangan dalam Hanura berani menyampaikan pandangan terbuka mengenai posisi Hary Tanoe ini.

Wakil Sekjen DPP Hanura Kristiawanto mengatakan, sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum Hary Tanoe ternyata tidak punya strategi yang bisa diandalkan.

Ada juga yang mengatakan, menjelang pemungutan suara Hary Tanoe sudah memperkirakan Hanura tidak akan memperoleh suara yang signifikan untuk mengajukan pasangan Win-HT sebagai capres dan cawapres.

Jadi, karena sudah pasti tidak akan bisa menang, untuk apa lagi mengeluarkan dana tambahan. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya