Berita

Politik

Poros Tengah Hanya Akan Hadirkan Capres Hiburan

JUMAT, 25 APRIL 2014 | 17:56 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Partai Demokrat akan membangun koalisi poros tengah. Rencananya, koalisi akan dibangun bersama gabungan seskab yang merupakan mitra koalisi Demokrat sebelumnya.  

Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID), Jajat Nurjaman mengatakan jika benar koalisi terjadi, maka hanya akan melahirkan capres hiburan.

"Menjelang pilpres ini pilihan masyarakat sudah mengerucut dan hanya ada dua nama yaitu Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) capres dari PDIP atau Prabowo Subianto Capres dari partai Gerindra," kata Jajat kepada redaksi sesaat tadi (Jumat, 25/4).


Menurut dia, meski ada hubungan kedekatan antara Demokrat dengan beberapa partai lain yang tergabung dalam seskab tersebut, tidak menutup kemungkinan hubungan tersebut pada pemilihan pilpres tidak akan terjadi lagi.

"Sekalipun Demokrat sebagai partai incumbent, namun sosok figur masih yang akan menjadi penentu dalam pilpres nanti dan itu yang tidak di punyai Demokrat saat ini," katanya.

Permasalahan lain yang saat ini belum jelas, kata Jajat, adalah terkait mitra koalisi partai serta siapa calon yang akan dijadikan wapres. Pasalnya, koalisi suatu partai baru bisa diakuin keberadaannya setelah terdaftar secara resmi di KPU dan harus di daftarkan setelah sepakat siapa yang akan di usung dalam pilpres nanti. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya