Berita

Dunia

Lawan Terorisme, Negara-Negara Afrika Timur Sepakat Bentuk Pasukan Siaga

KAMIS, 24 APRIL 2014 | 12:21 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Pertemuan regional para menteri pertahanan negara-negara Afrika Timur sepakat mengerahkan Pasukan Siaga Asia Timur atau EASF untuk mengatasi ancaman terorisme Desember mendatang.

Pertemuan yang berlangsung di Kigali Rwanda pada Rabu (23/4) tersebut dihadiri oleh menteri pertahanan dan pejabat militer dari Rwanda, Uganda, Kenya, Burundi, Comoros, Djibouti, Ethiopia, Seychelles, Somalia, dan Sudan. Mereka menyepakati  perlunya operasional kekuatan siaga.

Dalam pertemuan, Menteri Pertahanan Rwanda, James Kabarebe menyebut bahwa EASF sangat diperlukan untuk pencegahan konflik, mitigasi, dan ancaman serta untuk menciptakan perdamaian.


"Kami masih terus menghadapi tantangan yang menakutkan melalui serangan teroris terhadap warga sipil tak berdosa kami," katanya seperti dilansir dari Global Times (Kamis, 24/4).

Karebe menambahkan, kegiatan negatif yang dilakukan kelompok-kelompok militan seperti pemberontak Rwanda yang berbasis di Kongo, Al-Shabaab, dan lainnya memerlukan tindakan kolektif.

"Wilayah ini telah menunjukkan komitmen melalui EASF untuk mengatasi masalah ini. Kami masih harus menempuh jalan panjang untuk mempersiapkan semua pemimpin untuk menempatkan semua persyaratan operasional untuk mencapai kesepakatan kita (mewujudkan EASF) dalam operasi penuh pada Desember 2014," lanjut Kabarebe.

Ia menyebut bahwa penyatuan kekuatan regional ini juga akan mengatasi tantangan yang berkaitan dengan pembajakan, kejahatan lintas batas dan perburuan liar. [mel]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya