Berita

Hadi Purnomo

Jerat Hadi Purnomo dengan TPPU, Kemana Saja Aliran Dana Mengalir?

SENIN, 21 APRIL 2014 | 23:19 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Saat ini tampaknya merupakan momentum yang tak akan terlupakan oleh Hadi Purnomo. Pasalnya, hari ini dia resmi memasuki masa pensiun sebagai Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Semakin sempurna, acara perpisahan yang digelar di kantor BPK itu tepat di hari ulang tahunnya yang ke-67. Di suasana gembira itu, Hadi Purnomo harus menelan pil pahit. Karena dia ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi terkait surat keberatan pajak Bank Central Asia (BCA).

"Anggap saja ini hadiah pensiun dari KPK. Tapi dia harus membalasnya dengan membuka kasus-kasus pajak lainnya," ujar aktivis Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Uchok Sky Khadafi, kepada Rakyat Merdeka Online malam ini (Senin, 21/4).


Hadi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kapasitasnya sebagai Direktur Jenderal Pajak periode 2002-2004, atau era Pemerintahan Megawati Soekarnoputri. Saat itu, posisi Menteri Keuangan diisi Boediono.

Menurut Uchok, KPK tak cukup hanya menjerat Hadi Purnomo dengan UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Lembaga anti korupsi juga harus mengusut kemana saja aliran dana Hadi Purnomo dan siapa saja yang menikmati.

"KPK jangan lupa untuk mengenakan pidana TPPU. Supaya negara untung," tegas Uchok. [zul]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya