Berita

Disayangkan Kalau Betul Film Sepatu Dahlan Diboikot

JUMAT, 18 APRIL 2014 | 21:00 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Film Sepatu Dahlan mendapat sambutan baik dari masyarakat. Buktinya, film yang diangkat dari novel best seller dengan judul yang sama itu masuk dalam daftar film box office Indonesia selain The Raid 2: Berandal. Namun, sayangnya film tersebut mendadak hilang dari pasaran.

Hal itu disampaikan Koordinator Demi Indonesia Communication Center (DICC), Eko Pardede, setelah mendapatkan pengaduan dari masyarkat Jakarta yang gagal menonton film inspiratif atas kisah Dahlan Iskan itu.

"Film Sepatu Dahlan sangat positif menginspirasi khususnya anak-anak Indonesia. Namun sayang film itu sekarang tidak lagi diputar di Jabodetabek. Nggak tahu bagaimana di bioskop di luar Jabodetabek," ucap Eko Pardede  (Jumat, 18/4).


Eko Pardede  menjelaskan, untuk kategori film terlaris, dibutuhkan waktu sekitar tiga minggu untuk menurunkan film di layar bioskop. Namun, film Sepatu Dahlan hanya mampu bertahan selama sepekan.

Meski begitu, Eko menegaskan, pihaknya tidak bermaksud menuduh ada pihak-pihak tertentu yang sengaja memboikot film tersebut.

"Hanya saja kami menyayangkan tingginya antusiasme masyarakat yang ingin menyaksikan Film Sepatu Dahlan tidak terakomodir," demikian Eko.  

Sementara itu, Kordinator Relawan DI, Amal Alghozali juga menyesalkan andai betul film tersebut diboikot. "Andaikan Betul ada pemboikotan terhadap film Sepatu Dahlan dan bermotif politik, ini adalah permainan politik yang brutal," tandasnya. [zul]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya