Berita

luhut panjaitan

Kader Banteng Tolak Jenderal Luhut Jadi Cawapres Jokowi

KAMIS, 17 APRIL 2014 | 19:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Nama-nama baru terus bermunculan sebagai figur yang layak menjadi calon wakil presiden Joko Widodo. Yang terbaru, Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan juga mulai ramai diberitakan kandidat pendamping capres PDI Perjuangan tersebut.

"Saya kira berita tersebut tidak sepenuhnya benar," tegas Ketua Baitul Muslimin Indonesia, ujar Faozan Amar, (Kamis, 17/4). tegas Ketua Baitul Muslimin Indonesia merupakan ormas sayap PDI Perjuangan.

Apalagi menurutnya, Luhut yang saat ini merupakan politikus Golkar, sangat kecil peluangnya bisa menyumbangkan suara. Padahal, semua kandidat berharap cawapresnya bisa membantu dalam mendulang dukungan dari rakyat.


"Sekalipun dalam UUD 1945 tidak ada persyaratan soal suku agama, ras dan golongan tertentu untuk menjadi capres dan cawapres, tetapi semua kandidat capres tentu ingin menang dengan menggandeng Cawapres yang dapat menjadi pendulang suara. Bukan malah sebaliknya," tegas Faozan Amar yang juga mantan Ketua PP Pemuda Muhammadiyah.

Terlepas dari itu, Faozan Amar mengungkapkan, semua pihak bersabar sambil menunggu pengumuman resmi dari KPU tentang Pemilu legislatif.

"Disamping itu juga memberikan kesempatan kepada pimpinan partai politik untuk melakukan komunikasi politik untuk menentukan pasangan capres dan cawapres," ujarnya menambahkan.

Sebelumnya, Luhut mengaku siap bila dipasangkan dengan Jokowi. "Kalau soal siap tidak, siapa sih yang tak siap," tegasnya. [zul]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya