Berita

tubagus wawan/net

Hukum

Wawan Benarkan Pertemuan Akil-Atut di JW Marriot Singapura

KAMIS, 17 APRIL 2014 | 17:33 WIB | LAPORAN:

Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan mengaku pernah bertemu dengan Akil Mochtar di Singapura.

Wawan bertemu Akil yang saat itu menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) bersama kakak kandungnya, Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah.

"Waktu itu ketemu di JW Marriot," kata Wawan dalam sidang lanjutan terdakwa Susi Tur Andayani di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (17/4).


Kendati begitu, Wawan mengklaim tak mengetahui isi pembicaraan antara kakaknya dan Akil Mochtar saat itu.

Di luar itu, Wawan mengatakan, kepergiannya ke Singapura untuk menonton Formula 1. Dia ke sana bersama anaknya dan rekan-rekannya. Awalnya, Wawan mengaku tidak tahu kalau kakaknya juga berada di Singapura. Dia baru tahu setelah Atut menghubunginya melalui sambungan telepon.

"Bu Atut pagi-pagi jam 8 telepon saya dan menyampaikan 'Wan ada Pak Akil di Singapura, teteh nggak enak kalau ngga silaturahmi'," terang dia.

Atut meminta Wawan menemaninya ke JW Marriot. Sampai di sana, kata Wawan, Akil ternyata tidak sendirian. Ia bersama sejumlah rekannya.

"Saya hanya menyampaikan Bu Atut mau bertemu Bapak, tapi karena Bu Atut sakit saya diminta untuk menemani Pak Akil," terang dia.

Selang beberapa waktu, tiba-tiba Atut datang. Wawan tidak mendengar jelas pembicaraan Atut dengan Akil.

"Di situ kan di lobi, cukup ramai sehingga saya tidak mendengar begitu jelas karena ada dua meja di situ," terangnya.

Edy Hartoyo, salah seorang Jaksa KPK lalu bertanya ke Wawan. Dia tanya apakah di pertemuan itu Atut berkonsultasi ke Akil soal Pilkada Lebak.

"Saya tidak mendengar," aku Wawan.

Dalam dakwaan dipaparkan Atut menjanjikan uang ke Akil sebagai imbalan untuk meloloskan permohonan keberatan yang diajukan pasangan Amir Hamzah-Kasmin terkait Pilkada Lebak. Permintaan ini disampaikan Atut di JW Marriot Singapura pada 22 September 2013. [ald]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Perjalanan Karier Nanik S Deyang dari Jurnalis hingga Pimpin Dewan Pengawas BGN

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:23

Deklarasi Gus Kikin Maju Ketum PBNU Tuai Protes Sejumlah PCNU Jatim

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:13

Pesan Menag di FABC: Sinodalitas Gereja Cermin Musyawarah dan Gotong Royong

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:08

Prabowo Restui Pengunduran Diri Nanik dari BGN, Siapkan Dewan Pengawas Baru

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:06

Emas Antam Mulai Naik, Harga Buyback Tembus Rp2,38 Juta per Gram

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Prabowo Puji Keterlibatan Perwira TNI-Polri dalam Penanganan Bencana Sumatera

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Saat Jakarta jadi Jembatan Persaudaraan Asia

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:45

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.913 per Dolar AS Jelang Rilis Suku Bunga BI

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:34

KPK Bongkar Dugaan Penyamaran Aset Bupati Lombok Barat, Pasal TPPU Disiapkan

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:29

Ancaman Houthi Guncang Pasar, Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:24

Selengkapnya