Berita

foto:net

Olahraga

Polri Pastikan UN Berjalan Lancar Meski Ada Konvoi dan Sajam

KAMIS, 17 APRIL 2014 | 13:36 WIB | LAPORAN:

Mabes Polri memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMA/SMK sederajat di seluruh tanah air berlangsung kondusif. Mabes Polri pun menyatakan berterima kasih atas partisipasi pihak sekolah maupun instansi terkait, dalam hal ini.

"Kami dari Polri menyampaikan terimakasih baik pihak sekolah maupun instansi terkait lainnya, sehingga pelaksanaan UN dapat tertib dan lancar," tutur Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Mabes Polri, Komisaris Besar (Kombes) Agus Rianto di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (17/4).

Tak hanya itu, siswa tersangkut perkara pedana tetap diberi kesempatan mengikuti UN.


"Teknis koordinasi oleh pihak sekolah, kepolisian, dan instansi lain karena ada beberapa siswa yang dalam penanganan di kejaksaan. Di sekolah dikawal aparat, ada yang di kantor kepolisian, juga kita menyiapkan waktu untuk mereka belajar di malam hari," jelas perwira melati tiga itu.

Namun begitu, Polri menyesalkan adanya aksi konvoi di jalanan yang dilakukan para siswa peserta UN. Ditemukan juga ada siswa yang membawa senjata tajam. Padahal, hasil UN belum diumumkan.

"Kita prihatin ada beberapa di antara mereka melampiaskan kegembiraan dan melanggar ketentuan perundangan antara lain melakukan konvoi dan berakibat lantas, tidak pakai helm, berboncengan lebih dari dua orang, dan ada yang terlibat tawuran, ini kita sayangkan," paparnya.

Hingga kini, sambung Agus, siswa yang melanggar aturan pidana berada di wilayah Jakarta, Medan dan Jawa Timur.

"Kita masih menunggu info di wilayah lain," pungkasnya.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Kapolri: Hadapi Persoalan Bangsa Butuh Soliditas

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:58

Ekonomi RI Diguncang Triple Shock, APBN Makin Babak Belur

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:47

Perang Timur Tengah, Siapa yang Diuntungkan?

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:21

Haris Azhar Anggap Broken Penanganan Kasus Lee Kah Hin

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:56

Arahan Google Maps, Mobil Terjun Timpa Rumah Warga

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:51

Safari Ramadan Romo Budi: Dari Sumba ke Bali, Bukber Lintas Agama Bikin Hangat

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:39

Tewasnya Ermanto Usman Murni Kasus Pencurian

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:38

KPK Agendakan Periksa Yaqut hingga Rencana Penahanan

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:27

MQ Iswara Dukung Bahlil Dorong Beasiswa LPDP untuk Santri

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:15

Prabowo Kaget Pertamina Punya 200 Anak Perusahaan, Soroti Kejanggalan Audit

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:10

Selengkapnya