Berita

Abraham-jokowi

Jokomad, Abraham Samad Didukung Jadi Cawapres Jokowi

RABU, 16 APRIL 2014 | 17:06 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Masyarakat merindukan pemimpin nasional yang bersih dari korupsi. Lebih dari itu, pemimpin itu juga diharapkan mampu membersihkan negeri ini dari extra ordinary crime tersebut.

Pasalnya, masyarakat sudah jenuh terhadap korupsi yang menyebabkan negeri ini terus terpuruk. "Kami ingin pemimpin yang akan datang jauh dari korupsi," jelas warga Terogong, Jakarta Selatan, M Sururi, Rabu (16/4).

Karena itu, calon presiden PDIP Joko Widodo sebaiknya menggandeng tokoh seperti itu. Karena menurutnya, Jokowi yang dikenal pro rakyat, selalu aktif mengontrol perkembangan pembangunan dengan blusukan. Makanya, harus ada sosok yang mengawasi penggunaan anggaran dengan cermat dan tegas.


"Saya kira Abraham Samad cocok," jelasnya, seraya menambahkan, belum ada sosok antikorupsi yang mumpuni selain Ketua KPK tersebut.

Pengamat politik, Boni Hargen menilai, Jokowi dan Abraham Samad (Jokomad) adalah sintesa yang unik. Perubahan Indonesia menjadi lebih baik ada di tangan mereka. Jokowi nantinya akan fokus dalam peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat. Sedangkan Abraham Samad akan menegaskan pentingnya penegakkan hukum. Siapa korupsi akan dihabisi.

"Ini akan membentuk pemerintahan yang tegas dan berwibawa," imbuhnya.

Sementara Wasekjen PDIP, Eriko Sotarduga, menyatakan pihaknya masih mempertimbangkan orang-orang terbaik untuk mendampingi Jokowi. "Kita masih menginventarisir," jelasnya. Dia menyatakan Abraham Samad adalah salah satu orang yang dipertimbangkan.

Dia menyatakan pasangan Jokowi haruslah yang berani. Keberanian itu digunakan dalam memberantas korupsi. Siapapun yang terlibat nantinya harus ditindak. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya