Berita

foto:net

Olahraga

Pedagang: Kapan Parkir Blok G Dibangun?

SELASA, 15 APRIL 2014 | 10:36 WIB | LAPORAN:

Kondisi Blok G Tanah Abang memang sudah menjadi lebih baik. Bila dibandingkan dengan 1,5 tahun yang lalu, gedung ini sudah mengalami perubahan yang signifikan.

Di antaranya bertambah tangga penghubung menuju lantai atas, kebersihan yang terjaga, eskalator yang masih dalam tahap pembangunan dan yang pasti Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini berada di trotoar sudah mau masuk ke dalam Blok G.

Kendati demikian, persoalan tidak serta merta selesai. Selama ini banyak pedagang yang mengeluh karena ternyata Blok G sepi pembeli. Banyak pedagang yang marah dan bahkan kembali menjajakan dagangannya di trotoar. Namun tak sedikit juga yang mengapresiasi keberadaan Blok G. Hanya saja tetap ada kritik yang mereka sampaikan agar didengar oleh Pemprov DKI Jakarta.


"Parkir untuk mobil. Selama tidak ada parkir untuk mobil maka Blok G ini akan sepi terus. Pembeli yang punya mobil biasanya belanja grosiran dalam jumlah banyak. Kalau mereka parkir di Blok A terlalu jauh untuk belanja kesini," ujar Sugiati (65), pedagang aneka tas import di lantai 2 Blok G Tanah Abang kepada Rakyat Merdeka Online, Selasa (15/4) pagi.

Sugiarti tidak menampik bila kondisi Blok G sekarang sudah lebih baik. Dia mengaku berterima kasih kepada pemerintah yang telah menyediakan lahan murah untuk berdagang. Baginya beban sewa yang dikenakan kepada pedagang murah dan membantu sekali.

"Dengan biaya retribusi Rp 3 ribu per hari sangat membantu," katanya.

Dia jelaskan bila jembatan penghubung Blok G ke Blok A tidak akan berfungsi maksimal bila tidak ada lahan parkir untuk kendaraan roda empat di Blok G. Dia menagih janji pemerintah yang dulu berjanji akan membangun lahan parkir.

"Ya Blok G cuma akan jadi orang lalu lalang saja. Waktu itu Pak Jokowi janji mau bangun lahan parkir juga kan. Orang juga mikir kan belanja banyak disini tapi mobilnya jauh parkir. Ngangkutnya biaya lagi. Nggak mungkin mereka mau," tuturnya.

Hal senada juga disampaikan Murni (40) pedagang baju muslim. Murni mengakui bila jumlah pembeli menurun drastis. Namun, dia bersyukur karena pelanggannya masih mau datang ke padanya.

"Kita ada trik khusus memang menghadapi pelanggan. Sekarang tidak begitu ramai tapi cukuplah. Kalau ada jembatan dan parkir mobil pasti disini jadi sangat ramai," kata Murni.

Murni meminta agar Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tidak melupakan Blok G Tanah Abang.
"Kita berterima kasih untuk semua fasilitas ini. Tapi jangan lupa dengan pedagang karena persoalan Blok G belum selesai sepenuhnya," katanya.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Kapolri: Hadapi Persoalan Bangsa Butuh Soliditas

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:58

Ekonomi RI Diguncang Triple Shock, APBN Makin Babak Belur

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:47

Perang Timur Tengah, Siapa yang Diuntungkan?

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:21

Haris Azhar Anggap Broken Penanganan Kasus Lee Kah Hin

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:56

Arahan Google Maps, Mobil Terjun Timpa Rumah Warga

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:51

Safari Ramadan Romo Budi: Dari Sumba ke Bali, Bukber Lintas Agama Bikin Hangat

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:39

Tewasnya Ermanto Usman Murni Kasus Pencurian

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:38

KPK Agendakan Periksa Yaqut hingga Rencana Penahanan

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:27

MQ Iswara Dukung Bahlil Dorong Beasiswa LPDP untuk Santri

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:15

Prabowo Kaget Pertamina Punya 200 Anak Perusahaan, Soroti Kejanggalan Audit

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:10

Selengkapnya