Berita

Masykurudin Hafidz

JPPR Laporkan Hasil Pemantauan ke Bawaslu

SENIN, 14 APRIL 2014 | 17:02 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) melaporkan hasil pemantauan selama hari pemungutan dan rekapitulasi ke Bawaslu. Hasil pemantauan berasal dari 1005 TPS di 25 provinsi.

Aktivis JPPR Masykuruddin Hafidz menjelaskan, laporan JPPR ke Bawaslu terdiri dari lima kategori pelanggaran Pemilu. Yaitu berkaitan dengan data pemilih, logistik Pemilu, politik uang, pelayanan petugas TPS dan intimidasi.

Menurutnya, pelaporan ini sebagai wujud partisipasi masyarakat dalam memastikan pelaksanaan Pemilu berjalan jujur, adil dan berintegritas.


"Sekecil apapun pelanggaran Pemilu yang terjadi tetaplah pelanggaran yang harus menjadi perhatian serius oleh lembaga pengawas Pemilu. Hasil pemantauan Pemilu merupakan wujud partisipasi yang ingin menunjukkan bahwa Pemilu bukan sekedar soal hasil, tetapi bagaimana proses kualitas penyelenggaraannya berlangsung," jelasnya (Senin, 14/4).

Dia menambahkan, pelaporan ini juga ditujukan untuk melengkapi hasil pengawasan Bawaslu agar lebih dapat memenuhi unsur dalam menindaklanjuti pelanggaran Pemilu. Sisi lain, untuk memberikan aspek pendidikan kepada masyarakat pemilih bahwa Pemilu bukan sekedar soal hasil, tetapi integritas Pemilu ditentukan juga oleh sejauhmana tindakan hukum dan keadilan bagi pelanggarnya.

"Demokratis prosesnya, berkualitas hasilnya," demikian Masykuruddin. [zul]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya