Berita

jokowi-rizal ramli/rmol

Cawapres Ideal untuk Jokowi Itu Adalah Rizal Ramli

SENIN, 14 APRIL 2014 | 07:36 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Di antara cawapres ideal untuk Jokowi adalah yang punya karakter seperti Basuki Tjahja Purnama. Tentu saja selain tegas, sosok cawapres itu juga harus memiliki platform kedaulatan pangan, energi, kedaulatan wilayah dan tentunya tidak pro neoliberal.

Demikian disampaikan politisi PDI Perjuangan Aria Bima dalam diskusi di Warung Daun, Minggu kemarin (13/4). Gayung bersambut. Menurut peneliti Lingkar Studi Perjuangan (LSP), I Gede Sandra, kriteria yang paling tepat dengan karakter yang disebutkan Aria Bima adalah ekonom Rizal Ramli.

Soal karakter, ungkap Gede, Rizal Ramli sangat sama dengan Ahok, yang kerap berbicara lugas dan keras, dan bahkan cenderung konfrontatif. Rizal Ramli juga anyak ide dan terobosan tentang reformasi birokrasi, dan juga selalu siap untuk bekerja keras.


"Hal ini terlihat saat Rizal Ramli menjadi Kepala Bulog, Menteri Keuangan, Menteri Koordinator Perekonomian, dan Preskom PT Semen Gresik. Di dalam buku Lokomotif Perubahan, Rizal Ramli kerap mengambil sikap konfrontatif ketika berhadapan dengan para pejabat atau birokrat yang tidak sejalan dengan kebijakannya," kata Gede Sandra beberapa saat lalu (Senin, 14/4).

Dari sisi komitmen pada kedaulatan pangan dan energi, juga krits terhadap neoliberalisme, sambung Gede, Rizal Ramli juga adalah tokoh pakarnya. Sebagai buktinya, majalah Indonesia 2014 saja menganugerahi ekonom yang juga menjadi panel ahli di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai yang "Terdepan Melawan Neoliberalisme". Dalam hal kedaulatan pangan, sejarah mencatat Rizal Ramli memiliki peran besar dalam peningkatan kesejahteraan petani Indonesia saat menjadi Kepala Bulog tahun 2000.

"Dalam hal kedaulatan energi juga Rizal Ramli menjadi satu-satunya menteri yang berani melakukan renegosiasi dengan Freeport tahun 2001, setelah sebelumnya melakukan tuntutan terhadap pelanggaran lingkungan yang dilakukan perusahaan asal AS tersebut," demikian Gede Sandra. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Jepang Akui Otonomi Sahara Solusi Paling Realistis

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:21

Pencanangan HUT Jakarta Bawa Mimpi Besar Jadi Kota Global

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:02

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah Jadi 4 Kategori, Ini Daftarnya

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:40

Kritik Amien Rais Dinilai Bermuatan Panggung Politik

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:30

Pramono Optimistis Persija Menang Lawan Persib

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:18

Putin Klaim Perang Ukraina Segera Berakhir, Siap Temui Zelensky untuk Damai

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:10

JK Negarawan, Pemersatu Bangsa, dan Arsitek Perdamaian Nasional yang Patut Dihormati

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:48

BMKG-BNPB Lakukan OMC Kendalikan Potensi Karhutla di Sumsel

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:41

Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Tanpa Sepengetahuan Irak

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:23

KPK Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Anggota BPK Haerul Saleh

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:44

Selengkapnya