Berita

jokowi/net

Siapapun Cawapresnya, Menteri Pertahanan Jokowi Harus Reformis dan Setia pada Megawati

MINGGU, 13 APRIL 2014 | 16:00 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Hingga saat ini, DPP PDI Perjuangan sedang bekerja mencari figur cawapres yang pas untuk dipasangkan dengan Joko Widodo (Jokowi). Sejumlah petinggi parpol lain juga dikabarkan sedang merapat untuk melamar posisi itu.

Di luar konteks cawapres, bagi politisi PDI Perjuangan Helmy Fauzi, hal yang juga tak kalah penting adalah posisi beberapa menteri di kabinet. Di antara pos yang penting itu adalah Menteri Pertahanan, Panglima TNI, Menteri Luar Negeri, Kapolri, dan Kejaksaan Agung.

Dalam hal Menteri Pertahanan dan Panglima TNI, ungkap Helmy, haruslah orang yang reformis dan setia kepada Megawati. Sosok ini juga harus melanjutkan program percepatan modernisasi dan revitalisasi alutsista TNI yang selama ini tengah berjalan, serta melanjutkan program reformasi sektor keamanan.


"Dia juga harus mempertahankan netralitas TNI dalam politik, serta mewujudkan profesionalitas TNI sebagaimana telah dirintis presiden-presiden sebelumnya di era reformasi. TNI yang kuat dan profesional merupakan aset utama dalam menjaga keutuhan dan kesatuan, harkat dan martabat NKRI," kata Helmy beberapa waktu lalu (Minggu, 13/4).

"Kabinet mendatang juga harus diisi oleh Kapolri dan Kejagung yang bersih," sambung Helmy.

Dalam hal kebijakan dan hubungan luar negeri, kata Helmy, yang juga anggota Komisi I DPR, Indonesia ke depan menghadapi tantangan zaman yang mengharuskan untuk melakukan reorientasi, reposisi, dan revitalisasi kebijakan, instrumen dan doktrin pertahanan, diplomasi, dan politik luar negeri. Karena itu, Menteri Luar Negeri harus berani melakukan reorganisasi agar dapat menjawab tatangan diplomasi masa kini di tengah dunia yang berubah dengan cepat.

"Politik Luar negeri kita sudah barang tentu harus berangkat dari kepentingan nasional kita yang bisa saja karena dinamika kawasan maupun global, bergesekan dengan negara-negara lain," demikian Helmy. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Jepang Akui Otonomi Sahara Solusi Paling Realistis

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:21

Pencanangan HUT Jakarta Bawa Mimpi Besar Jadi Kota Global

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:02

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah Jadi 4 Kategori, Ini Daftarnya

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:40

Kritik Amien Rais Dinilai Bermuatan Panggung Politik

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:30

Pramono Optimistis Persija Menang Lawan Persib

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:18

Putin Klaim Perang Ukraina Segera Berakhir, Siap Temui Zelensky untuk Damai

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:10

JK Negarawan, Pemersatu Bangsa, dan Arsitek Perdamaian Nasional yang Patut Dihormati

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:48

BMKG-BNPB Lakukan OMC Kendalikan Potensi Karhutla di Sumsel

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:41

Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Tanpa Sepengetahuan Irak

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:23

KPK Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Anggota BPK Haerul Saleh

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:44

Selengkapnya