Berita

surya paloh-jokowi

Berkoalisi dengan PDIP, Surya Paloh Jenius

SABTU, 12 APRIL 2014 | 17:51 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Tak perlu waktu lama bagi PDI Perjuangan dan Partai Nasdem untuk memutuskan berkoalisi. Setelah hari pencoblosan Rabu kemarin (9/4), kedua partai itu hari ini resmi bergandeng tangan menghadapi Pemilihan Presiden 2014 ini.

"Menurut saya kesepakatan PDIP dan Nasdem berkoalisi hari ini adalah sangat strategis bagi kedua partai," jelas Board of Advisor CSIS, Jeffrie Geovanie, sesaat lalu (Sabtu, 12/4).

Disebut strategis karena PDIP akan memiliki tiket pencapresan yang utuh karena sudah ada dukungan dari Nasdem.


"Tentunya hal itu akan membuat PDIP berada di posisi yang menguntungkan karena tidak perlu khawatir dan mudah di tekan-tekan partai-partai lain sebagai syarat koalisi," imbuh Jeffrie.

Seperti PDIP, langkah Nasdem itu juga diapresiasi. Keputusan Nasdem itu sangat strategis karena menjadi partner utama PDIP dalam pemilu Presiden 2014 ini.

"Harus kita akui ini merupakan langkah jenius dari Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh," demikian Jeffrie.

Keputusan Nasdem berkoalisi dengan PDIP disampaikan langsung oleh Surya Paloh beberapa saat tadi usai menggelar pertemuan dengan capres PDIP Jokowi di kantor Nasdem, Jakarta.  "PDIP dan Nasdem sesuai garis perjuangannya," tegas Surya.

Sementara Jokowi menyanjung Surya yang tidak mengutamakan kepentingan pribadi dalam kerangka koalisi tersebut.

"Saya menghargai kebesaran hati Surya Paloh, yang tidak mengedepankan kepentingan pribadi menjadi cawapres. Ini sebuah kenegarawanan, seperti Ibu Mega yang juga mendorong generasi baru tampil," ungkap Jokowi di tempat yang sama. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya