Berita

Politik

Petinggi Hanura Minta Publik Lupakan Win-HT

JUMAT, 11 APRIL 2014 | 22:41 WIB | LAPORAN:

Masyarakat diminta melupakan duet pasangan capres-cawapres Wiranto dan Hary Tanoesoedibjo (Win-HT). Terkait, perolehan suara sementara Partai Hanura dalam Pemilu Legislatif 2014 yang hanya sekitar 5,28 persen.

"Pencalonan Win-HT jelas sudah tidak realistis lagi. Karena perolehan suaranya dilihat dari hasil quick count, mewajibkan kita (Hanura) harus melakukan koalisi dengan Parpol (partai politik) lain," kata Ketua DPP Hanura Fuad Bawazier saat dihubungi, Jumat malam (11/4).

Menurutnya, Hanura juga tidak pernah menggelar rapat atau evaluasi pengusungan Win-HT sebagai capres dan cawapresnya.


"Hal itu sudah tidak perlu dilakukan lagi, sebab sudah selesai dengan sendirinya," ujar Fuad.

Orang yang paling keras menentang deklarasi Win-HT ini menambahkan, saat ini Hanura hanya perlu memikirkan bagaimana mencari mitra koalisi dengan parpol lain. Fuad pun mengaku belum tahu apakah salah satu dari capres-cawapresnya akan ditawarkan ke parpol lain, atau menurunkan derajat Wiranto menjadi cawapres.

"Ya nanti kan tergantung pembicaraan dengan parpol lain dalam membangun koalisi, bagaimana kesepakatannya. Yang pasti untuk mengusung keduanya (Win-HT) sudah tidak realistis lagi," jelas Fuad yang juga mantan Menteri Keuangan.[dem]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya