Berita

Farah Quinn

Blitz

Farah Di Singapura, Rumahnya Dirampok

JUMAT, 11 APRIL 2014 | 10:43 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kediaman Farah Quinn di Jalan Bangka VIII C Nomor 5 RT 02/12 Pela Mampang, Jakarta Selatan, disatroni empat orang perampok Kamis (10/4) dini hari. Namun, koki cantik dan seksi itu masih berada di Singapura.

“Farah-nya masih di Singapura. Sudah, dia sudah tahu kejadiannya,” kata manajer Farah, Anti.

Rumah berhalaman luas itu terletak di kawasan perumahan penduduk. Tampak pagar hitam setinggi dua meter menutupi halaman rumah yang cukup luar. Kamera CCTV pun terpasang di samping kiri pagar.


Ketika wartawan menyambangi kemarin siang, rumah bercat cokelat itu tampak sepi. Hanya ada tiga orang pembantu laki-laki yang berjaga di pos keamanan yang berada di halaman rumah. “Maaf, ibu (Farah) tidak ada di rumah,” ujar seorang laki-laki di rumah Farah. Menurut pembantu Farah, saat ini Farah beserta suami masih berada di luar negeri. “Ibu masih di Singapura. Ibu sudah tahu, tapi belum balik,” paparnya lagi.

Diketahui, para pencuri menggasak satu unit Innova Hitam bernopol B 8659 IG. Selain itu uang tunai Rp 1,6 juta, serta sebuah brankas yang belum diketahui isinya. Saat ini peristiwa tersebut masih ditangani Polsek Mampang.

“Adanya kejadian curas (pencurian dengan kekerasan) tepatnya pukul 03.40 WIB. Korbannya adalah Farah Quinn,” jelas Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto.

Aksi pelaku dimulai dengan menyekap sopir pribadi Farah, Wira Widya Putra dan tukang kebun, Wasruri yang kala itu tertidur pulas di pos penjagaan dalam rumah. Pelaku mengikat tangan dan kaki kedua orang itu serta melakban mulutnya. “Bahkan mengancam dengan menempelkan golok di leher Wira,” tambah Rikwanto.

Kedua korban yang sebelumnya diikat, kemudian berusaha melepaskan ikatan dan langsung melaporkannya kepada pihak berwajib. Bersama dengan petugas yang datang ke lokasi lalu mendata barang-barang berharga yang dirampok serta melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Saat ini kami mendalami keterangan empat orang saksi, yakni Wira, Wasruri, Rizarno, dan Syaiful (petugas keamanan komplek-red),” kata Rikwanto. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya