Berita

sutya paloh-jk/net

Akankah Surya Paloh Melupakan Pengkhianatan JK

JUMAT, 11 APRIL 2014 | 09:56 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Beredar spekulasi bahwa bila PDI Perjuangan merangkul Partai Nasdem dalam koalisi, Surya Paloh akan menyodorkan Jusuf Kalla sebagai cawapres Jokowi.

Spekulasi ini lumayan menarik. Sebab sejatinya Surya Paloh punya pengalaman buruk dengan Jusuf Kalla, yang pada era Presiden Abdurrahman Wahid dipecat dari jabatan Menteri Perdagangan dan Perindustrian  karena tuduhan kolutif. Pengalaman buruk Surya Paloh ini bahkan masuk dalam kategori serius; pengkhianatan dan penelikungan.

Hal ini terekam jelas dalam buku biografi Surya Paloh berjudul Surya Paloh Sang Ideolog, yang ditulis oleh Usamah Hisyam. Bahkan, dalam peluncuran buku pada bulan lalu (Senin, 10/3) yang juga dihadiri Surya Paloh dan JK, Usamah Hisyam pun dengan lugas menceritakan pengkhinatan JK ini.


Usamah bertutur, dengan kesan yang sangat kuat, bahwa seringkali ambisi politik JK mengangkangi persahabatan. JK hanya loyal dan setia pada dirinya sendiri, sementara pertemanan berlaku bila menguntungkan dirinya.

Di antara fakta untuk memperkuat kesan ini, Usamah Hisyam bercerita tentang kesepakatan antara SBY, JK, dan Surya Paloh seusai Pilpres 2004. Saat itu, SBY mau mendorong dan mendukung Surya Paloh untuk menduduki kursi Ketua Umum Golkar menggantikan Akbar Tanjung pada 2004. JK pun mendukung dan siap mengantarkan Surya Paloh menjadi bos partai beringin.

Namun, seiring dengan waktu, kesepakatan itu dilanggar oleh JK. JK memotong langkah Surya Paloh, dan maju menjadi calon ketua Umum Golkar. Sejarah pun mencatat, JK menjadi Ketua Umum Golkar setelah Akbar Tanjung.

Waktu berlalu, dan Surya Paloh memilih diam. Lima tahun kemudian, Surya Paloh mendukung JK dalam Pilpres 2009, yang saat itu berpasangan dengan Wiranto. Meski  Surya Paloh sudah tahu bahwa JK akan kalah di putaran pertama, namun Surya Paloh terus mendukung karena dasar kesetiaan dan nilai persahabatan.

Namun sebaliknya, dalam arena pemilihan ketua umum Partai Golkar 2009 di Pakanbaru, JK tidak memberikan dukungan yang bulat dan utuh kepada Surya Paloh. Tidak seperti yang diharapkan Surya Paloh, JK membagi hati dan bermain empat kaki. Selain Surya Paloh, JK juga mendukung Tommy Soeharto, Agung Laksono dan Aburizal Bakrie.

Dengan sekelumit cerita yang dituturkan Usamah Hisyam, yang juga tertuang dalam buku biografi biografi Surya Paloh itu, tak heran muncul pertanyaan dari sementara kalangan bila memang Surya Paloh menyodorkan nama JK untuk jadi ccawapres Jokowi. Pertanyaan itu; Akankah Surya Paloh Melupakan Pengkhinatan JK. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Jepang Akui Otonomi Sahara Solusi Paling Realistis

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:21

Pencanangan HUT Jakarta Bawa Mimpi Besar Jadi Kota Global

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:02

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah Jadi 4 Kategori, Ini Daftarnya

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:40

Kritik Amien Rais Dinilai Bermuatan Panggung Politik

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:30

Pramono Optimistis Persija Menang Lawan Persib

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:18

Putin Klaim Perang Ukraina Segera Berakhir, Siap Temui Zelensky untuk Damai

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:10

JK Negarawan, Pemersatu Bangsa, dan Arsitek Perdamaian Nasional yang Patut Dihormati

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:48

BMKG-BNPB Lakukan OMC Kendalikan Potensi Karhutla di Sumsel

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:41

Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Tanpa Sepengetahuan Irak

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:23

KPK Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Anggota BPK Haerul Saleh

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:44

Selengkapnya