ari junaedi/net
ari junaedi/net
Di sisi lain, kata pengamat komunikasi politik Ari Junaedi, terjadi anomali pada hasil raihan suara Hanura dengan begitu massifnya serbuan iklan di "darat, laut dan udara" yang digencarkan MNC Grup, payung kelompok media yang dimiliki HT.
"Yang saya maksud dengan iklan di darat adalah banyaknya pamflet, spanduk, poster dan umbul Win-HT. Sedangkan di udara, intensnya iklan Win-HT di televisi, radio dan media online. Sampai-sampai Wiranto dan HT rela menjadi pemeran fakir miskin untuk mendramatisir tayangan. Tidak ketinggalan di laut, perahu-perahu nelayan pun disasar sebagai medium kampanye Hanura," kata Ari kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Jumat, 11/4).
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50
Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06
Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51
Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15
UPDATE
Minggu, 10 Mei 2026 | 12:21
Minggu, 10 Mei 2026 | 12:02
Minggu, 10 Mei 2026 | 11:40
Minggu, 10 Mei 2026 | 11:30
Minggu, 10 Mei 2026 | 11:18
Minggu, 10 Mei 2026 | 11:10
Minggu, 10 Mei 2026 | 10:48
Minggu, 10 Mei 2026 | 10:41
Minggu, 10 Mei 2026 | 10:23
Minggu, 10 Mei 2026 | 09:44