Berita

Politik

Gita Wirjawan: Peran Demokrat Tetap Diperhitungkan

KAMIS, 10 APRIL 2014 | 21:18 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Gita Wirjawan memastikan tetap mengikuti mekanisme Konvensi Capres Partai Demokrat meski peluang bintang mercy mengajukan capres sendiri kecil. Berdasarkan hitung cepat pemilihan legislatif kemarin, partai besutan Presiden SBY itu menempati posisi keempat dengan perolehan suara di bawah 10 persen.

"Sampai saat ini, saya adalah peserta konvensi calon presiden Partai Demokrat. Kapan akan ditetapkan kita tunggu Pak SBY," kata Gita dalam keterangan pers yang diterima redaksi (Kamis, 10/9).

Jika hasil hitung cepat saat ini tak berubah dan menggambarkan hasil perhitungan nyata, Demokrat memang tak bisa mengajukan calon presiden sendiri. Bahkan calon pemenang PDIP pun tak bisa karena perolehan suaranya kurang dari 25 persen. Masuk dalam tiga besar,  PDIP, Golkar dan Gerindra telah memiliki modal besar dan tinggal mencari teman koalisi untuk mencapai ambang  batas pemilihan presiden.


"Saya tetap komit bangun komitmen dengan rakyat, berkunjung ke daerah dan menyapa rakyat," kata Gita.

Sebagai partai besar, Gita yakin berapapun hasil akhir yang diperoleh nanti, peran Demokrat dalam percaturan politik akan tetap sangat diperhitungkan. Perolehan suara empat besar memiliki posisi tawar yang tinggi. Apalagi jika koalisi berhasil dibangun dengan beberapa partai politik lain yang memiliki ide jalan pikiran yang sama.

Di Demokrat, meski bukan kader, Gita mendapat kehormatan untuk menjadi salah satu peserta konvensi. Sementara di luar, Mantan Menteri Perdagangan ini juga dinilai pontesial untuk manjadi calon wakil presiden (cawapres), baik untuk capres PDIP Joko Widodo ataupun capres Gerindra Prabowo Subianto.

"Dalam konvensi, rakyat diberi pilihan dan diberi dilibatkan sejak dini untuk memilih calon pemimpin," kata Gita.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya