Berita

Marwan Ja'far

Marwan Ja'far: Alhamdulillah, Terima Kasih Rakyat Indonesia Sudah Percaya pada PKB

KAMIS, 10 APRIL 2014 | 01:52 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Quick count atau hitung cepat terhadap pelaksanaan Pemilihan Umum Legislatif 2014 telah memberikan sejumlah kejutan. Salah satunya, raihan suara Partai Kebangkitan Bangsa yang naik signifikan dari Pemilu 2009 lalu.

Berdasarkan hitung cepat Lingkaran Survei Indonesia (LSI), PKB mendapat suara 9,07 persen. Sementara Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan partai nahdliyyin itu meraup suara 9,08 persen. Sedangkan hitung cepat Radio Republik Indonesia (RRI), suara PKB 9,56 persen

Padahal pada Pemilu 2009 lalu, PKB hanya memperoleh 4,94 persen suara.


Atas perolehan suara itu, Ketua Fraksi PKB Marwan Ja'far menyambut baik. "Alhamdulillah, PKB tetap eksis. Terima kasih kepada rakyat Indonesia yang mempercayakan pilihannya kepada PKB," jelas Marwan kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 9/4).

Meski suaranya partainya naik signifikan, Marwan belum mau banyak bicara soal pemilihan presiden. Namun dia menegaskan, PKB akan menjadi faktor penentu koalisi nanti.

Ucapan yang sama disampaikan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

“Terima kasih kepada semua yang telah membantu. Hasil quick count ini cukup kami syukuri dan mudah-mudahan di real count nanti suara PKB naik lagi,” ucapnya sambil tersenyum lebar, dalam talk show di Metro TV.

Muhaimin mengklaim, keberhasilan PKB masuk ke lima besar karena tepatnya strategi yang diterapkan. Mulai dari penggalangan opini yang berjalan baik, struktur partai yang solid, merangkul para kiai, dan pencalegan sejumlah artis beken di PKB.

Bagaimana dengan faktor Rhoma Irama?

Muhaimin tidak menampik Rhoma berperan dalam peningkatan suara PKB di pemilu ini. “Setiap kampanye yang dilakukan Rhoma tidak pernah sepi. Kampanye yang dilakukan Ahmad Dani juga tidak pernah sepi. Berbagai aktivitas kampanye mereka, itu sangat membantu kami untuk mengkonsolidasikan semua kekuatan,” ucapnya. [zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya