Walau termasuk yang disebut paling pantas mendampingi Joko Widodo, tetapi Gita Wirjawan masih lebih memilih fokus pada Konvensi Demokrat yang segera memasuki babak akhir.
Gita percaya, tokoh terbaik yang akhirnya akan menjadi pemenang Konvensi Demokrat.
“Saya sangat menghargai opini rakyat. Saya sangat menghormati kalau disukai banyak orang. Tapi saya juga sangat menghargai proses Konvensi,†ujar usai memberikan suara di TPS 005, Setiabudi, Jakarta Selatan (Rabu,8/4).
Dua lembaga riset politik, Indo Strategi dan Survei Nusantara Network, menilai Gita merupakan tokoh muda yang paling ideal untuk menjadi cawapres bagi Jokowi.
Indo Strategi menilai Gita adalah sosok paling potensial yang memenuhi kriteria yang ada, yakni muda, memiliki jaringan internasional yang luas serta memahami masalah kebangsaan. Jika Jokowi adalah
solidarity maker, maka Gita adalah profesional yang layak mendamping Jokowi.
Sedangkan Survei Nusantara Network menilai Gita adalah tokoh terfavorit bersama Jusuf Kalla yang sering dibicarakan dalam diskusi di 15 kota besar, pemberitaan 10 media massa paling berpengaruh, serta jejaring sosial. Keduanya dinilai paling pas jadi cawapres, baik untuk Prabowo Subianto maupun Jokowi.
Dalam kesempatan tadi siang, Gita juga mengatakan tidak punya aktivitas khusus selama menunggu penentuan capres Demokrat bulan Mei nanti.
“Seperti biasa, saya akan ke daerah bertemu tokoh masyarakat untuk bertukar pikiran dan mengunjungi masyarakat langsung,†katanya.
Ia menyerahkan hasil Konvensi kepada publik. Gita yakin, siapapun yang menang nanti, pastilah calon terbaik dari Demokrat.
“Kita berdoa saja,†ujarnya lagi.
[dem]