Berita

Geisz Chalifah: Budaya Melayu Harus Jadi Etalase Identias Nasional

RABU, 09 APRIL 2014 | 16:52 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Tahun ini, Jakarta Festival Melayu akan kembali digelar. Ini adalah kali ketiga festival untuk menjaga budaya melaui ini dilaksanakan.

"Acara ini memang harus secara kontinyu dilakukan secara nasional. Budaya melayu merupakan identitas nasional yang harus jadi etalase paling depan," kata Produser Gita Cinta Production, Geisz Chalifah, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 9/4).

Tahun ini, kata Geisz,  Jakarta Melayu Festival akan dilaksanakan pada 22 Agustus mendatang di Theater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat. Akan tampil dalam festoival kali ini adalah Novi Ayla.


Novi Ayla, dulunya dikenal sebagai Novi KDI, atau Kontes Dangdut Indonesia (KDI). Sejak 2009, Novi pindah dari musik dangdut ke musik melayu. Apalagi, dandgut juga merupakan musik campuran, yang diantaranya ada unsur musik melayu.

Ada banyak alasan mengapa Novi berhijrah dalam bermusik. Katanya, saat ini, bisa dikatakan, musik dangdut sudah keluar dari jalur aslinya. Bukan saja dari penampilan sang penyanyi, melainkan juga dari syair-syairnya. Tak sedikit, penampilan penyanyi dan syair-syarirnya sudah melenceng dan menyimpang dari budaya timur, atau dengan kata lain, vulgar.

Novi juga beralasan, dia mau menyajikan musik yang sehat kepada generasi muda. Apalagi musik melayu juga merupakan musik yang menjadi bagian dari budaya asli Indonesia. Dan ini harus dijaga dan dirawat oleh semua anak bangsa.

"Saya khawatir dengan generasi muda, yang mereka tahu musik yang syairnya vulgar. Bagi saya sendiri, semua pekerjaan kan harus dipertanggungjawabkan. Saya merasa bertanggungjawab," kata Novi Ayla. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Jepang Akui Otonomi Sahara Solusi Paling Realistis

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:21

Pencanangan HUT Jakarta Bawa Mimpi Besar Jadi Kota Global

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:02

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah Jadi 4 Kategori, Ini Daftarnya

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:40

Kritik Amien Rais Dinilai Bermuatan Panggung Politik

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:30

Pramono Optimistis Persija Menang Lawan Persib

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:18

Putin Klaim Perang Ukraina Segera Berakhir, Siap Temui Zelensky untuk Damai

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:10

JK Negarawan, Pemersatu Bangsa, dan Arsitek Perdamaian Nasional yang Patut Dihormati

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:48

BMKG-BNPB Lakukan OMC Kendalikan Potensi Karhutla di Sumsel

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:41

Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Tanpa Sepengetahuan Irak

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:23

KPK Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Anggota BPK Haerul Saleh

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:44

Selengkapnya